SHARE THIS ARTICLE

Osaka, Jepang adalah kota tujuan para traveler untuk wisata kuliner karena tiga alasan. Ini adalah kota kelahiran takoyaki, okonomiyaki dan mie instant. Ingin berburu takoyaki, ayo datang ke kawasan Dotombori!

Takoyaki adalah jajanan khas Jepang berupa kue dadar berbentuk bola dan berisi potongan daging gurita. detikTravel beberapa waktu lalu datang ke kawasan Dotombori untuk berburu takoyaki. Berikut penelusurannya:

1. Mencari toko takoyaki

Foto: (Fitraya/detikTravel)
Foto: (Fitraya/detikTravel)

Ada banyak toko takoyaki di Dotombori. Kalau tidak mengerti bahasa Jepang, cari saja gambar atau patung gurita atau gambar kue dadar berbentuk bola. Biasanya itu toko takoyaki.

Ciri lainnya, takoyaki biasa dimasak di bagian depan toko. Jadi kalau ada toko yang kokinya ada di depan, bisa jadi itu tukang takoyaki.

Saya memilih Kukuru Takoyaki, letaknya di perempatan Dotombori, dekat patung kepiting raksasa. Jika berada di perempatan ini lihat saja patung gurita kecil di depan tokonya.

2. Isi takoyaki yang asli

Foto: (Fitraya/detikTravel)
Foto: (Fitraya/detikTravel)

Anda sudah pernah makan takoyaki di Indonesia? Ayo bandingkan dengan yang asli di Osaka. Takoyaki dibuat dengan menggunakan beberapa bahan masakan.

Ada tako alias daging gurita, tepung tempura, jahe merah, tepung terigu, bawang daun, mayonaise, bubuk nori, dan parutan ikan bonito. Bagaimana, sama atau beda dengan di Indonesia? Yang jelas, takoyaki di Osaka memang lezat alias oishii!

3. Cara membeli takoyaki

Foto: (Fitraya/detikTravel)
Foto: (Fitraya/detikTravel)

Kebanyakan takoyaki dibeli untuk dibawa pergi, jadi pembeli tidak perlu masuk ke dalam toko. Mereka biasa mengantre rapi di depan toko.

Anda akan ditanya mau beli berapa porsi. Jika tidak bisa bahasa Jepang cukup bilang ‘one‘ atau ‘two‘ dalam bahasa Inggris, sang koki biasanya mengerti.

Satu porsi takoyaki berisi 8 bola. Harganya 550 yen atau sekitar Rp 55 ribu.

4. Membuat takoyaki

Foto: (Fitraya/detikTravel)
Foto: (Fitraya/detikTravel)

Yang asyik saat membeli takoyaki adalah kita bisa melihat sang koki membuat takoyaki. Sang koki berhadapan dengan loyang besar bulat-bulat seperti untuk membuat kue cubit, pofertjes atau kamir di Indonesia.

Jika di Indonesia, tukang takoyaki membuat kuenya sedikit-sedikit, di Jepang mereka langsung membuat satu loyang penuh. Maklum pembelinya banyak.

Adonan diguyur ke seluruh loyang, daging gurita dimasukan ke setiap cerukan, kemudian ditabur tepung tempura, bawang daun, jahe dan lainnya. Barulah sang koki dengan semacam sumpit besi merapikan adonan dan mulai membentuk menjadi bola-bola. Sungguh terampil!

5. Takoyaki siap santap

osaka takoyaki (5)
Foto: (Fitraya/detikTravel)

Begitu matang, sang koki baru memindahkan takoyaki ke kotak-kotak saji untuk dibawa pembeli. 8 Bola takoyaki diberi mayonaise, ditaburi nori dan bonito. Takoyaki pun diserahkan ke tangan pembeli.

Sebelum dimakan biarkan aroma takoyaki menggoda hidung Anda. Belum lagi nori dan bonito menambah selera. Jepit dengan sumpit dan gigit pelan-pelan. Wow, rasakan tekstur lembut, gurih dan lezatnya takoyaki asli Osaka. Enak banget!

6. Asyiknya ramai-ramai

Foto: (Fitraya/detikTravel)
Foto: (Fitraya/detikTravel)

Makan takoyaki di Dotombori, asyiknya jangan sendirian. Kalau traveling dengan keluarga atau teman, ayo semuanya beli takoyaki.

Takoyaki bakal jadi teman seru untuk blusukan menjelajah kawasan wisata belaja Dotombori. Makan takoyaki ramai-ramai pasti akan membuat jalan-jalan makin seru. Nyam!

Source : travel.detik.com
COMMENT