Berita Jepang | Japanesestation.com

Green Pheasant (Phasianus versicolor) telah lama menjadi simbol kebanggaan dan warisan budaya Jepang. Sebagai burung nasional Jepang sejak 1947, Green Pheasant bukan hanya sekadar ikon, tetapi juga memainkan peran penting dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat Jepang.

 Bahkan dalam teks-teks kuno seperti Nihonshoki, Kojiki, dan Manyoshu, kehadirannya telah diabadikan. Kehadirannya tidak hanya terpaku pada sejarah, tetapi juga melintasi zaman modern, menjadi bagian integral dari cerita rakyat Jepang yang terkenal seperti Momotaro.

Salah satu aspek menarik dari Green Pheasant adalah perannya dalam memperkaya pengalaman ekowisata di Jepang. Habitat alaminya yang luas, termasuk area Kumano yang terkenal dengan jalur ziarah Kumano Kodo, memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk menyaksikan keindahan burung ini dalam lingkungannya yang alami. Bahkan, minat baru dalam aktivitas pengamatan burung telah muncul di antara penduduk lokal, membawa dampak positif pada pelestarian lingkungan.

Namun, keistimewaan Green Pheasant tidak hanya terletak pada keindahannya atau perannya dalam budaya Jepang. Sebuah penemuan menarik mengungkap bahwa burung ini memiliki kemampuan unik sebagai indikator alami gempa bumi. Sensitivitas mereka terhadap gempa yang tidak terasa oleh manusia telah membantu memberikan peringatan dini kepada penduduk sekitarnya, menjadi suatu bentuk 'alarm alam' yang berpotensi menyelamatkan banyak nyawa.

Sifat dan perilaku Green Pheasant juga menarik untuk diamati. Meskipun endemik di Jepang, kehadirannya telah memunculkan perbandingan dengan burung-burung dalam cerita rakyat lainnya, seperti dalam cerita "The Town Musicians of Bremen". Analogi ini tidak hanya menarik, tetapi juga menggambarkan nilai universal dari keberadaannya dalam khazanah budaya dunia.

Dalam hal penampilan, Green Pheasant memiliki ciri khas yang membedakannya, mulai dari mahkota hijau pada jantan hingga warna redup yang memungkinkan betina untuk menyembunyikan diri dengan lebih baik. Keindahan dan keunikan ini menjadikan Green Pheasant tidak hanya sebagai burung, tetapi juga sebagai simbol kebanggaan dan warisan yang harus dilestarikan.