SHARE THIS ARTICLE
Para pelajar perempuan belajar tentang peran "miko" (gadis kuil) selama sesi pelatihan di Nishinomiya Shrine pada tanggal 23 Desember. (Takuya Isayama)
Para pelajar perempuan belajar tentang peran “miko” (gadis kuil) selama sesi pelatihan di Nishinomiya Shrine pada tanggal 23 Desember. (Takuya Isayama)

Kuil Shinto utama di Prefektur Hyogo, Jepang yang didedikasikan untuk dewa bisnis kemakmuran sedang bersiap-siap untuk menerima satu juta setengah pemujanya selama 11 hari mulai dari tanggal 1 Januari.

Dalam rangka menyambut musim sibuk, Nishinomiya Shrine, yang merupakan basis untuk memuja Ebisu, menyelenggarakan sesi latihan yang dipimpin oleh pemimpin agama Shinto sejak tanggal 23 Desember untuk mengajarkan para pelajar perempuan yang bertugas sebagai “miko” (gadis kuil) tentang prosedur yang tepat pada penanganan para pemuja, jimat keberuntungan yang baik dan layanan doa.

Para gadis kuil secara tradisional mengenakan jubah putih dan “hakama” (rok lipit).

Sekitar 100 mahasiswa dari berbagai universitas dan perguruan tinggi kejuruan turut ambil bagian dalam sesi tersebut.

Orang-orang Jepang secara tradisional mengunjungi kuil di awal Januari untuk mengantarkan keberuntungan selama tahun mendatang.

Nishinomiya Shrine menggelar festival tiga hari yang populer, Toka-Ebisu, yang dimulai tanggal 9 Januari.

Festival ini terkenal dengan balapan “Lucky Man”, yang melibatkan para pesertanya berlari dari gerbang utama ke ruang utama.

Tahun depan, festival Toka-Ebisu berlangsung selama akhir pekan, yang meningkatkan harapan bahwa kuil tersebut akan menarik lebih banyak pengunjung dibandingkan rata-rata pada tahun-tahun sebelumnya.

Source : ajw.asahi.com
COMMENT