Berita Jepang | Japanesestation.com

Nagoya menjadi tempat bersejarah bagi keluarga Tokugawa. Sejak 1603 hingga 1868, Nagoya menjadi pusat kekuasaan Owari, salah satu cabang utama klan Tokugawa. Di atas lahan bekas kediaman keluarga Owari, kini berdiri museum seni yang bernama Tokugawa Art Museum.

Museum ini menyimpan banyak sekali barang peninggalan Owari di zaman dulu. Terkadang beberapa barangnya dikeluarkan dalam acara pameran terbatas. Saat ini, Tokugawa Art Museum sedang mengadakan dua pameran terbatas Hina Doll Festival of the Owari Tokugawa Family dan Enjoying Hina Dolls - Doll Displays of the Respected Old Families of the Region. Pameran ini masih akan berlangsung hingga 3 April mendatang.

Salah satu bagian dari galeri Tokugawa Art Museum (The Tokugawa Art Museum).
Salah satu bagian dari galeri Tokugawa Art Museum (The Tokugawa Art Museum).

Hina Doll Festival of the Owari Tokugawa Family menampilkan ragam boneka koleksi Owari Tokugawa dari zaman Edo hingga era modern. Galeri museum akan dipenuhi boneka buatan anggota keluarga, salah satunya adalah yusokubina milik salah satu putri di masa Edo. Pameran tahunan ini menandai dimulainya festival boneka di awal musim semi.

Meski diadakan bersamaan, pameran bertema Enjoying Hina Dolls - Doll Displays of the Respected Old Families of the Region memiliki fokus yang berbeda. Pameran ini menampilkan pajangan boneka yang berasal dari rumah penduduk di zaman Edo. Boneka-boneka ini menampilkan kesederhanaan, berbeda dengan boneka di rumah daimyo yang sarat akan kemewahan. Boneka yang berasal dari era Edo hingga Showa ini merupakan hasil sumbangan dari banyak orang.

Baju samurai yang bisa dilihat di dalam Tokugawa Art Museum (Visit Nagoya).
Baju samurai yang bisa dilihat di dalam Tokugawa Art Museum (Visit Nagoya).

Di dalam museum, kamu bisa menikmati beragam aktivitas yang disediakan untuk pengunjung. Kamu bisa memainkan Kaiawase–permainan mencocokkan motif cangkang kerang yang dimainkan oleh putri zaman dulu. Kamu juga bisa bermain Monko–permainan yang melibatkan indra penciuman dan aroma tradisional khas Jepang. Jika kamu berkunjung di musim gugur, kamu bisa menjajal Tokugawa Chakai–upacara minum teh klan Tokugawa yang dibagi ke dalam tiga sesi. Namun kamu harus membuat reservasi lebih dulu untuk mengikutinya dengan biaya 19.000 yen.

Selain menikmati ragam benda bersejarah peninggalan Owari, kamu juga bisa menikmati keindahan taman yang ada di Tokugawa Art Museum. Taman ini memiliki bunga peony dan iris yang akan mekar dengan indah selama musim semi.

Tokugawa Park yang ada di museum (Japan Guide).
Tokugawa Park yang ada di museum (Japan Guide).

Tokugawa Art Museum bisa kamu kunjungi setiap hari, kecuali Senin, mulai pukul 10.00 hinga 17.00. Kamu perlu merogoh kocek seharga 1.600 yen untuk tiket orang dewasa dan 500 yen untuk tiket anak-anak.Sementara itu untuk pelajar hanya perlu 800 yen untuk bisa masuk ke dalam museum.