Share on

Pernahkah kalian membayangkan nasib para binatang yang tinggal di dalam kebun binatang di tengah situasi pandemi saat ini? Berkurangnya kunjungan dari para wisatawan ke tempat wisata yang menjadi rumah mereka, tentu saja berpengaruh pada pemasukan kebun binatang dan otomatis berdampak pula pada keberlangsungan nasib para satwa disana. Tidak terkecuali Kebun Bintang Chiba di Jepang.

Setelah menutup akses untuk publik di tengah pandemi Covid-19, sebuah taman binatang di selatan Tokyo telah dibuka kembali dengan memajukan daya tarik atraksi khusus, yang memungkinkan penduduk setempat untuk menikmati pemandangan dan margasatwa dari posisi aman di dalam mobil mereka. Atraksi ini disebut drive-through. Mother Farm, yang berlokasi di Futtsu, Prefektur Chiba, menghentikan operasinya pada awal April setelah pemerintah Jepang mengumumkan keadaan darurat. Namun sekarang mereka telah membuka pintu mereka untuk memberikan perubahan suasana dan membantu menghilangkan stres bagi orang-orang yang terkurung di rumah mereka selama krisis, kata seorang juru bicara Kebun Binatang Chiba.

Kebun Binatang Chiba (japantoday.com)
Kebun Binatang Chiba (japantoday.com)

Orang-orang yang tinggal di daerah itu diizinkan kembali untuk mengunjungi wahana wisata mulai akhir April kemarin. Sementara akses lebih luas dibuka untuk mereka yang berasal dari sekitar Prefektur Chiba mulai tanggal 9 Mei. Sekitar 200 mobil kini mengunjungi area drive-through Kebun Binatang Chiba setiap harinya. Cukup dengan membayar 3.000 yen untuk berkendara sejauh 3,5 km di sepanjang jalan yang berliku dan melihat aneka binatang yang hidup bebas di sana. Termasuk di antaranya alpaka, burung unta, dan emu.

"Kami tidak memiliki banyak kesempatan untuk pergi ke luar lagi, jadi kegiatan rekreasi ini sangat bermanfaat guna menghirup udara segar dan melihat hewan-hewan dari dekat," kata Masayuki Arinobu, 47 tahun, seorang warga setempat yang mengunjungi kebun binatang bersama keluarganya. Putrinya yang berusia 21 tahun, Sae mengatakan, dia menikmati kesempatan untuk mengobrol dengan keluarganya di dalam mobil, tetapi dia kecewa karena tidak bisa membelai binatang.

“Kami telah mendapatkan banyak feedback yang baik, dengan para pengunjung mengatakan mereka benar-benar menikmati pemandangan yang menakjubkan dan binatang yang lucu di sini,” kata juru bicara kebun binatang Chiba Mother Farm, Manami Ishii. Pemerintah Jepang sendiri telah mencabut keadaan darurat untuk 39 prefektur pada hari Kamis lalu, tetapi tetap mempertahankannya status tersebut untuk Prefektur Chiba.