Share on
Dean Fujioka kembali menyita perhatian di Indonesia. Penyanyi sekaligus Aktor yang mulai dikenal karena film “The Man From The Sea (Laut)” tersebut akan menggelar tur Asia pertamanya tahun ini di Jakarta. Sebelumnya, penyanyi yang pada tahun 2016 telah merilis album perdananya,”Cycle” tersebut telah menggelar tur di 10 lokasi, mulai dari Jepang, Shanghai, Taiwan, Hong Kong, dan Jakarta terpilih sebagai destinasi terakhir. Konser yang diadakan di Motion Blue, Fairmont Hotel, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Sabtu (11/5) tersebut salah satunya juga akan memperkenalkan album kedua Dean, ‘History in the Making’ yang telah dirampungkannya tahun lalu. Sebelum konser digelar, Tim JapaneseStation.com berkesempatan untuk bertemu dan berbincang dengan Dean yang nyatanya amat ramah dan senang berbagi cerita. Sebagai orang Jepang, Anda lumayan Familiar dengan Indonesia. Bagaimana Indonesia di mata anda? Hm… aku ingin menyampaikan bahwa Saya Cinta Indonesia. Saya suka dengan musiknya, lingkungannya, serta makanannya. Indonesia merupakan gambaran keberagaman. Begitu banyak perbedaan bahasa di sini. Saya pikir, keberagaman ini merupakan sesuatu yang bagus. Misalnya, kamu bisa menikmati beragam kuliner. Hari ini kamu makan masakan Sunda, besok Nasi Padang, kemarin kamu makan babi guling khas Bali, atau masakan Manado. Saya begitu menyukai perbedaan ini dan kamu tidak akan pernah bosan. Saya pikir, orang Indonesia cukup beruntung dengan berbagai makanannya. Dan, satu lagi. Tidak ada musim dingin di sini. Sebagai orang Jepang, saya sangat jelous. Dari sekian banyak visit ke Indonesia, apa yang menurut kamu spesial kali ini? Jakarta merupakan salah satu tempat saya menciptakan album pertama saya, “Cycle”. Jadi, bisa dibilang musik pertama saya berawal dari Jakarta. Partner saya, sekaligus produser juga merupakan orang Indonesia. Jadi, saya rasa kunjungan kali ini begitu spesial dengan adanya tur pertama ini. Dan saya bilang, saya nggak bisa kalau nggak memasukan Jakarta sebagai salah satu kota tujuan tur. Without jakarta, I can’t do more tour.  
Berbincang Dengan Dean Fujioka, Mulai Dari Tur Di Jakarta Hingga Sambal Matah dan Sambal Hijau
Berbincang Dengan Dean Fujioka, Mulai Dari Tur Di Jakarta Hingga Sambal Matah dan Sambal Hijau
  Jika ada kesempatan berkolaborasi, siapa artis Indonesia yang ingin kamu ajak? Well, sangat banyak. Sangat banyak orang bertalenta di sini. Ada Tulus, Afgan, Rizky Fabian, Glenn Fredly. Begitu banyak. Dan, mungkin JKT48. Am I answer your question? Hahahaha. Kalau yang ini, mungkin karena kita menggunakan recording studio yang sama di Jakarta. Ketika datang ke Indonesia, akan terasa kurang kalau tidak ngomongin soal makanan khas nya. Menurut kamu, apa makanan Indonesia yang paling kamu sukai? Oh my God, sangat banyak. Ini lebih sulit ketimbang memilih satu orang untuk berkolaborasi. Sangat banyak makanan enak di sini. Em… mungkin bebek goreng dengan sambal matah ya? Saya suka sambal matah dan sambal hijau. Kamu suka Pedas? Yah! Saya rasa, ini sesuatu yang gila. Bayangkan, kamu hanya menaruh sambal matah atau sambal hijau di atas setiap makanan dengan setiap rasa, kemudian seperti ada sebuah magis. Sambal itu membuat semuanya menjadi nikmat.