Berita Jepang | Japanesestation.com

Setelah diumumkan bahwa film anime berjudul Kimi no Na wa akan diangkat menjadi live-action oleh Hollywood, beragam reaksi pun bermunculan di kalangan para penggemar film anime terlaris sepanjang masa di Jepang ini. Mayoritas dari mereka justru menolak jika film live-action Kimi no Na wa tersebut digarap oleh perusahaan produsen dan distributor asal Amerika Serikat dan meragukan keberhasilan filmnya di masa mendatang.

Salah satunya adalah mangaka asli Jepang, Ryoichi Yokoyama yang juga meragukan adaptasi yang direncanakan akan disutradari oleh J.J Abrams. Pada hari Kamis kemarin, ia membuat sekaligus mem-posting manga parodi yang terdiri dari dua halaman. Isinya merupakan bayangan Ryochi jika film live-action Kimi no Na wa digarap oleh Hollywood.

Olehnya, karakter Taki digambarkan sebagai sosok pria berkulit putih dengan rambut pirang, semetara Mitsuha menjadi seorang gadis berkulit cokelat dan rambut hitam. Manga ini bercerita tentang roh Mitsuha yang berada di tubuh Taki di New York, dan roh Taki yang ada di tubuh Mitsuha di New Orleans.

 

Mitsuha: Mungkinkah kita.... Taki: bertukar tempat !? Teman Taki: Hei, Taki! Saya punya obat terlarang bagus, mau mencobanya !? Mitsuha: Ada banyak bahaya di New York! Guy: Hei ... Taki !? Gadis: Hei, Mitsuha !? Hari ini tinggal di trailer lagi? Taki: Fucking country girl!! Teman Mitsuha: Mitsuha gila!

Mitsuha: Apa yang aku lakukan di dunia ini? Kenapa aku di dalam tubuh cowok ini? Taki: Ada apa dengan hutan ini? Serius, fuck! Gadis baik ini mengerikan! Taki & Mitsuha: aku mencintaimu...

Manga ini menunjukkan beberapa stereotip umum yang diyakini oleh beberapa orang Jepang tentang Amerika Serikat, seperti bahwa orang Amerika sangat berbahaya dan sering berteriak. Sementara itu, sutradara anime-nya, Makoto Shinkai mengatakan bahwa Kimi no Na wa adalah film yang dibuat dengan imajinasi dari tim di Jepang.

Semoga saja film live-action Kimi no Na wa versi Hollywood tidak seperti apa yang dibayangkan oleh Ryoichi dan bisa dibuat sesuai dengan karya aslinya. Para penggemar juga harus menunggu beberapa waktu lagi sebelum akhirnya bisa melihat interpretasi Abrams tentang film populer ini.

(Featured image: otakuusamagazine.com)