Berita Jepang | Japanesestation.com

Sejumlah penginapan di kawasan pegunungan di Jepang akan dilengkapi dengan Wi-Fi yang disediakan oleh layanan internet satelit Starlink.

Dilansir melalui Kyodo News, sebuah perusahaan telekomunikasi raksasa Jepang mengungkapkan bahwa mereka berecana memasangkan antena Starlink di 100 penginapan di kawasan pegunungan di Jepang.

Inisiatif yang ditawarkan oleh perusahaan kedirgantaraan Amerika Serikat, SpaceX, ini bertujuan untuk memberikan lebih banyak dukungan bagi para pendaki gunung.  

Layanan internet akan tersedia di sebagian besar gunung-gunung di Pegunungan Alpen Jepang, dan para pendaki dapat mengakses laporan cuaca, media sosial, dan kontak darurat, kata KDDI Corp. pada Hari Jumat (12/7).

Sebanyak 12 penginapan telah dilengkapi dengan antena Starlink sejauh ini setelah layanan ini diperkenalkan pada tahun 2023. Langkah terbaru ini akan memperluas akses ke Gunung Fuji, pegunungan Yatsugatake, Pegunungan Alpen Utara, Pegunungan Alpen Tengah dan Pegunungan Alpen Selatan, di antara area-area lainnya.

Mereka yang menggunakan layanan ponsel au yang dioperasikan oleh KDDI akan dapat menggunakan layanan ini secara gratis, sementara mereka yang menggunakan penyedia layanan lain dapat mengakses Wi-Fi selama dua jam dengan membayar 300 yen, atau 24 jam dengan harga 600 yen.

Au adalah operator telepon seluler Jepang, yang dipasarkan oleh KDDI di pulau-pulau utama Jepang dan oleh Okinawa Cellular di Okinawa untuk layanan seluler mereka. Merk ini merupakan operator nirkabel terbesar kedua di Jepang, dengan jumlah pelanggan sebanyak 60,398 jutaper Maret 2021.

Menurut KDDI, ada banyak daerah pegunungan yang sulit dijangkau oleh komunikasi seluler atau komunikasi serat optik, sehingga memaksa para pendaki untuk meninggalkan penginapan mereka dan turun untuk mencari daerah yang memiliki sinyal ponsel.

"Kami akan menyediakan (Wi-Fi) untuk berbagai kalangan, tidak terbatas pada pelanggan kami, agar mereka dapat menikmati pendakian gunung dengan aman," kata seorang pejabat KDDI.