Share on

Orang Jepang dikenal dengan kebudayaannya dalam membagi rata biaya kencan mereka. Bahkan berdasarkan sebuah survey menunjukan bahwa 39,8% dari mereka berfikir bahwa lebih baik bayar masing-masing pada saat kencan dan 30,7% lainnya mengatakan tidak apa-apa untuk bayar masing-masing.

Advertise With Us

The GIRLS 'TREND Institute mengumumkan hasil "Survei tentang keadaan dompet Anda" (dari April hingga Mei) pada 30 Mei. Subyek survei tersebut adalah siswa SMA perempuan merupakan anggota "Pictlink", layanan foto stiker di Jepang. Dari survey tersebutlah, diketahui bahwa para pelajar Jepang lebih menyukai membagi biaya kencan mereka bersama pasangan.

https://www.instagram.com/p/BgLPjSIHY_H/?hl=en&taken-by=taitonasu

Selain itu, survey ini juga menunjukan pendapatan rata-rata anak SMA di Jepang. Mereka mendapatkan rata-rata uang jajan sebesar 8.282 yen dari orang tua dan 46.828 yen dari pekerjaan paruh waktu. Mereka juga memberikan informasi mengenai bagaimana mereka menghabiskan uang jajan mereka.

Rata-rata dihabiskan untuk "makanan dan minuman" (33,7%), diikuti oleh "fashion" (17,9%), dan di tempat ketiga digunakan untuk "kecantikan" (12,6%). Sebagai hasil dari survei rincian, 40,6% dari mereka mengatakan bahwa mereka mengkonsumsi "makan dan minum dengan teman". Data lain juga mengatakan 25% dari mereka "Makan di toko mini market" dan 15,6% siswa "Makan siang di sekolah atau tempat kerja."

Selain itu, 19% dari mereka mengatakan bahwa mereka sering menghabiskan uang jajannya untuk makanan manis seperti dessert.

(featured image: Biglobe)