Share on

Jika berkunjung ke Jepang, turis asing biasanya memilih pergi ke kota-kota dengan tempat wisata yang sudah ramai dikunjungi orang seperti Tokyo dengan Tokyo Sky Tree-nya, atau Kyoto dengan Fushimi Inari Taisha-nya. Padahal, Jepang masih punya banyak tempat wisata lain yang jarang dikunjungi orang. Misalnya, Tomioka Silk Mill di Kota Tomioka, Prefektur Gunma, area Kanto, Jepang. Tempat ini merupakan salah satu pusat industri tekstil terkenal di Jepang lho. Penasaran?

Advertise With Us

Tomioka Jepang

Dilansir dari Japan Guide, Tomioka Silk Mill  (富岡製糸場, Tomioka Seishijō) merupakan pabrik sutra modern pertama di Jepang yang memproses kepompong ulat sutera menjadi sutra mentah. Pabrik ini dibuat sebagai model factory oleh pemerintah Jepang dengan bantuan para ahli Perancis guna meningkatkan kualitas sutera yang diproduksi oleh Jepang melalui penggunaan mesin-mesin moderen dan aman digunakan dalam lingkungan kerja. Semua ini merupakan usaha dari pemerintaha Jepang Zaman Meiji untuk membuat Jepang menjadi negara yang maju dan tidak kalah dengan negara-negara barat.

Ternyata, pabrik yang telah masuk ke dalam salah satu warisan budaya dunia di tahun 2014 ini berprran besar lho pada industri sutera Jepang dengan membuat industri ini menjadi industri tekstil internasional terbesar negara yang bertahan hingga abad ke-20. Menariknya, beberapa pabrik pembuat mobil ternama Jepang seperti memiliki koneksi dengan industri ini: Toyota sebelumnya merupakan pabrik yang memproduksi mesin tenun, sementara beberapa mesin mobil Nissan berasal dari mesin reeling sutera yang dimodifikasi.

Tomioka Jepang

Nah, mengapa memilih Tomioka sebagai lokasi dibangunnya pabrik ini? Ternyata ada beberapa pertimbangan lho. Misalnya transportasinya yang baik, bisa mengirimkan sutera ke Pelabuhan Yokohama, adanya lahan luas untuk membangun kompleks pabrik, melimpahnya air jernih untuk memproduksi sutera mentah, kedekatan lokasi dengan fasilitas pemyimpanan dingin alami di mana telur ulat sutera dapat disimpan hingga dibutuhkan, dan banyaknya bahan baku alami seperti batu bara di area ini.

Dari bangunan sendiri, Tomioka Silk Mill terdiri dari beberapa bangunan yang tetap dijaga bentuk aslinya hingga kini. Yang paling menonjol adalah 3 bangunan long brick di mana satu di antaranya merupakan bangunan silk reeling, tempat kepompong ulat sutera digulung hingga membentuk gulungan sutera. Kini, bangunan ini memiliki mesin reeling moderen. Nah, 2 bangunan lain disebut gudang barat dan timur yang digunakan untuk menyimpan kepompong ulat sutera.

Tomioka Jepang

Bangunan lain yang bisa kamu lihat adalah Brunat House yang mewah, di mana manajer pabrik asal Perancis, Paul Brunat, dan keluarganya tinggal. Di sini juga ada asrama luas bagi para pekerja dari Perancis, dan asrama biasa bagi para pekerja dari Jepang. Cerobong asap yang dulunya digunakan untuk membakar batu bara sebagai tenaga uap pabrik di zaman pra-elektrik juga masih ada lho di sini.

Tomioka Jepang

Ingin mencoba masuk? Bisa! Para pengunjung boleh masuk ke dalam pabrik reeling dan gudang barat, tempat beberapa barang dipamerkan lengkap dengan penjelasannya. Namun, tempat lain hanya bisa dilihat dari luar saja. Nah, jika ingin mengikuti tur yang dilengkapi dengan guide, kamu bisa membyar 200 yen. Selain itu, kamu juga bisa menyewa petunjuk berupa audio dalam berbagai bahasa dengan harga 200 yen. Audio ini bisa diunduh lho, cukup dengan smartphone, kamu bebas mengundug audio tour ini.

Jangn lupa ya berkunjung ke tempat ini kalau ke Tomioka nanti!