Berita Jepang | Japanesestation.com

Lebih dari dua ribu tahun yang lalu, Kuil Aso dipercaya sudah berdiri di daerah reruntuhan kawah Gunung Aso, atau setidaknya sudah ada sejak akhir masa Yayoi (300 BC-300 AD). Konon katanya, Kuil Aso dibagun oleh Takaeiwatatsu-no-mikoto, cucu dari kaisar legendaris pertama Jepang, Kaisar Jimmu. Selain Takeiwatatsu-no-mikoto, Kuil Aso juga menjadi rumah bagi 12 dewa lainnya. Legenda menceritakan Takeiwatatsu-no-Mikoto diutus oleh kakeknya, Kaisar Jimmu, ke Gunung Aso. Di sana, Takeiwatatsu-no-Mikoto melihat bentangan danau yang sangat luas, kemudian mengubah danau itu menjadi daratan.

Romon Gate yang ada di Kuil Aso (Mandy Bartok/Japan Travel).
Romon Gate yang ada di Kuil Aso (Mandy Bartok/Japan Travel).

Saat mengunjungi Kuil Aso, kamu akan melihat dua Romon Gate, bahkan salah satunya menjadi yang terbesar di Jepang. Di belakang Romon Gate, kamu akan menemukan aula persembahan. Keduanya sempat rusak parah setelah gempa tahun 2016, namun kini telah selesai direnovasi sejak Desember 2023 lalu. Di area Kuil Aso, kamu akan menemukan banyak pohon pinus yang dipercaya dapat memberikan keberuntungan dalam hidup pernikahan.

Ada banyak festival yang diadakan di Kuil Aso, misalnya Yabusame Matsuri, festival panahan dari atas kuda atau 7-5-3 Matsuri untuk menghormati anak usia 7, 5, dan 3 tahun setiap 15 November. Onda Matsuri da Tanomi Matsuri juga ditetapkan sebagai cagar budaya tak benda oleh pemerintah sejak tahun 1982.

Hifuri Shinji, festival api yang indah dan menantang di Kuil Aso (Paul Bartok/Japan Travel).
Hifuri Shinji, festival api yang indah dan menantang di Kuil Aso (Paul Bartok/Japan Travel).

Di antara banyaknya festival di Kuil Aso, Hifuri Shinji atau Festival Api Aso menjadi festival yang paling meriah dan dinantikan oleh wisatawan. Diadakan setiap bulan Maret, festival ini ditujukan untuk menandai dimulainya musim panen. Warga di Gunung Aso meminta berkat dari dewa untuk hasil panen yang belimpah dan berkualitas. Ada legenda yang mengatakan, obor yang dinyalakan saat Hifuri Shinji digunakan untuk menyambut pernikahan Kunitatsu no Kami, sang dewa pernikahan. Setelah ritual di kuil selesai dilaksanakan, para pengunjung akan diberi kesempatan untuk merasakan serunya bermain api.

Untuk sampai ke Kuil Aso, kamu bisa naik bus atau kereta di jalur JR Hoji menuju Stasiun Miyaji. Setelahnya, kamu cukup berjalan selama 20 menit ke arah utara. Kamu juga bisa menggunakan kendaraan pribadi dan tak perlu khawatir tentang lokasi parkir karena Kuil Aso menyediakan lahan parkir yang cukup.