Share on

Terletak di bagian selatan prefektur Niigata, Myoko-shi, Jepang, Air Terjun Naena adalah objek wisata alam yang bisa kamu kunjungi di saat musim apapun. Merupakan salah satu objek wisata yang paling populer di Myoko, Air terjun ini dijuluki sebagai “air terjun gempa”, karena terkenal dengan suara aliran airnya yang besar sampai terdengar bergema di hutan yang berada di sekitarnya.

Air terjun ini mengalir dari tebing dengan ketinggian 55 meter ke Sungai Seki yang ada di bawahnya. Tidak hanya air terjunnya yang indah, suhu di tempat ini relatif lebih rendah dibandingkan dengan dataran tinggi lainnya yang ada di Myoko. Jadi meskipun berkunjung saat musim panas, kamu tidak akan kepanasan.

Air Terjun Naena di Niigata
Air Terjun Naena saat musim gugur menjadi penuh warna (travel.gaijinpot.com)

Jalan menuju air terjun ini sebagian besar beraspal di awal. Namun semakin jauh kamu berjalan, jalanannya akan berubah menjadi jalan berbatu yang licin. Karena itu pastikan kamu memakai sepatu untuk mendaki yang aman  dan nyaman, agar tidak terpeleset dan jatuh. Perjalanan dari gerbang masuk menuju air terjun memakan waktu sekitar 10 sampai 15 menit dengan berjalan kaki.

Air Terjun Naena di Niigata
Air Terjun Naena diselimuti salju saat musim dingin (myokotourism.com)
Di area air terjun, ada jembatan besar yang biasa dijadikan tempat untuk melihat pemandangan dan berfoto. Ada juga area beristirahat yang tertutup, kamu bisa bersantai sambil makan bento atau bekal di sini. Selain berfoto, berenang di sungai juga merupakan aktifitas yang populer dilakukan disini, terutama saat musim panas. Selain itu, fasilitas seperti toilet, vending machine, dan lain-lainnya juga lengkap dan nyaman untuk digunakan.
Air Terjun Naena di Niigata
Nagashi somen, mie yang mengalir di sungai bambu (press.ikidane-nippon.com)

Kalau kamu ingin berkunjung ke Air Terjun Naena di prefektur Niigata, jangan lupa juga untuk berkunjung ke restoran-restoran yang ada di sekitarnya. Banyak restoran yang menyajikan hidangan yang lezat dan juga menyenangkan untuk disantap, Nagashi Somen. Hidangan ini adalah mie dingin yang disajikan dengan cara dialirkan melalui sungai bambu panjang, kemudian dimakan dengan sup.