SHARE THIS ARTICLE
Joe Yabuki dari “Ashita no Joe” (The Yomiuri Shimbun)
Joe Yabuki dari “Ashita no Joe” (The Yomiuri Shimbun)

Di area untuk pejalan kaki dari pintu keluar utara dari Oizumi Gakuen Station pada jalur Seibu-Ikebukuro Line di Nerima Ward, Tokyo, sebanyak lima patung perunggu dari berbagai karakter anime yang populer telah bermunculan.

Seperti dilansir dari the-japan-news.com, patung-patung yang dibuat sama persis seperti ukurannya dalam dunia nyata seperti yang digambarkan dalam anime-nya ini adalah karakter Tetsuro Hoshino dan Maetel dari “Galaxy Ekspres 999,” Atom dari “Mighty Atom” (Astro Boy), Joe Yabuki dari “Ashita no Joe” (Tomorrow’s Joe) dan Lum dari “Urusei Yatsura.”

Pemerintah daerah setempat memasang patung-patung yang menghabiskan biaya total sekitar 100 juta yen ini untuk mempromosikan Nerima sebagai pusat animasi, karena seluruh karakter yang dibuat patungnya itu muncul dalam manga atau anime yang diproduksi oleh kartunis atau perusahaan produksi di daerah tersebut. Sekitar 90 perusahaan yang terkait dengan animasi berada di daerah Nerima Ward hingga hari ini, yang membuat daerah ini dikenal sebagai tempat kelahiran anime Jepang karena berbagai perusahaan yang menghasilkan film animasi berwarna pertama di Jepang “Hakujaden” (1958) dan serial animasi pertama “Mighty Atom” (1963) berasal dari daerah ini.

Selain patung-patung anime ini, juga dipasang sebuah lempengan yang bertuliskan daftar karya-karya anime yang telah dibuat di daerah itu sejak tahun 1958 hingga 2004.

Dalam upacara peresmian patung-patung ini pada hari Sabtu lalu, kartunis Leiji Matsumoto, pencipta “Galaxy Ekspres 999,” dan Rumiko Takahashi, yang menciptakan “Urusei Yatsura,” yang tinggal di Nerima, juga turut hadir.

Saya sudah tak sabar melihat penyelesaian patung-patung ini. Saya senang bahwa daerah ini benar-benar terlihat seperti suatu pusat animasi. Saya ingin mengundang teman-teman saya ke sini,” ujar Yuka Fujii, 29 tahun, seorang karyawan perusahaan yang mengunjungi tempat tersebut dengan suaminya.

Source : the-japan-news.com
COMMENT