Kalau kalian lagi cari inspirasi wisata di Jepang yang tenang dan jauh dari hiruk-pikuk kota, ada pengalaman unik menyusuri sungai dengan pemandangan alam yang masih sangat alami—cocok buat healing dan melepas penat.
Rindu kabur sejenak dari suasana kota yang padat? Salah satu pilihan terbaik adalah mengunjungi Sungai Shimanto di Prefektur Kochi. Sungai ini dikenal sebagai “sungai terakhir yang masih jernih di Jepang”, bukan hanya karena airnya bersih, tapi juga karena tidak memiliki bendungan yang mengganggu aliran alaminya.
Kalian bisa mencoba pengalaman wisata naik perahu tradisional bernama yakatabune, yaitu perahu beratap yang sudah digunakan selama ratusan tahun di Jepang untuk perjalanan santai di sungai atau laut.
Perjalanan dimulai dari operator wisata bernama Yakatabune Sakoya, yang berada dekat jembatan unik bernama Chinkabashi—jembatan tanpa pagar yang bahkan bisa tenggelam saat air sungai meluap.
Begitu naik ke perahu, suasananya terasa sangat tradisional. Di dalamnya terdapat bantalan duduk dan meja rendah, menciptakan pengalaman santai seperti berada di ruang tamu Jepang. Dari jendela, penumpang bisa langsung melihat ikan-ikan kecil berenang di air yang sangat jernih.
Selama perjalanan, pemandu perahu juga berbagi cerita menarik—mulai dari kehidupan nelayan lokal, burung-burung di sekitar sungai, hingga fakta unik tentang jembatan yang bisa “menghilang” saat banjir.
Salah satu momen paling berkesan adalah saat mesin perahu dimatikan sejenak. Suasana jadi benar-benar hening, hanya terdengar suara alam seperti angin dan burung. Penumpang bahkan diperbolehkan menyentuh air sungai yang terasa dingin dan segar.
Perjalanan ini berlangsung sekitar 50 menit, dan di akhir tur, pengunjung juga bisa berjalan di atas jembatan untuk menikmati pemandangan dari sudut yang berbeda.
Tiket orang dewasa dijual 2.000 yen atau sekitar Rp220.000 . Harga untuk anak-anak 1.000 yen atau sekitar Rp110.000.Harga ini tergolong cukup terjangkau untuk pengalaman wisata alam yang unik dan berbeda.