SHARE THIS ARTICLE

Arashiyama Momiji Festival tampilkan kembali suasana dan tradisi kuno di Kyoto (1)

Selain Arashiyama Bamboo Grove yang menjadi daya tarik di daerah Arashiyama di pinggiran barat Kyoto, daerah ini juga dikenal sebagai distrik wisata utama karena kuil-kuil tradisionalnya serta suasana musim gugurnya. Sejak Periode Heian (794-1185), daerah ini telah menjadi tujuan wisata yang populer. Pada saat itu, para bangsawan dan kaum elit di Kyoto akan mengunjungi daerah ini untuk menikmati pemandangan alam, serta mengagumi dan menikmati keindahan daun maple merah yang disebut momiji, yang menjadi hobi favorit para bangsawan.

Seperti dilansir dari blog.gaijinpot.com, pada hari Minggu kedua di bulan November, perayaan adat kuno yang dinamakan Arashiyama Momiji Festival diadakan dalam suasana warna musim gugur. Festival yang tahun ini diadakan pada hari Minggu, tanggal 8 November besok, sebagian besar berlangsung di sekitar Jembatan Togetsukyo, yang merupakan simbol Arashiyama.

Arashiyama Momiji Festival tampilkan kembali suasana dan tradisi kuno di Kyoto (2)

Arashiyama Momiji Festival adalah bentuk modern pertama dari festival yang dimulai pada tahun 1947 yang menampilkan daun-daun musim gugur yang berwarna-warni, para penampil yang mengenakan kostum tradisional Periode Heian, serta tari-tarian tradisional, musik dan pertunjukan seni seperti noh dan kyogen. Para bangsawan yang berlayar menyusuri Sungai Oi menggunakan perahu kecil yang dihiasi, menjadi puncak dari festival ini dalam pemandangan yang spektakuler. Acara lainnya adalah upacara minum teh di alam terbuka di tepi Sungai Oi.

Melalui berbagai acara dan pertunjukan tradisional dengan warna musim gugur yang menakjubkan sebagai latar belakangnya yang menakjubkan, Arashiyama Momiji Festival menciptakan kembali suasana dan tradisi kuno di Kyoto.

Source : blog.gaijinpot.com
COMMENT