Berita Jepang | Japanesestation.com

Karir aktris film dewasa (AV) Jepang Yua Mikami sebagai seorang idol mungkin bukan lagi rahasia umum bagi sebagian besar orang. Ya, aktris yang memulai debutnya di ranah film dewasa sekitar 5 tahun lalu itu merupakan seorang mantan idol dari idol group SKE48. Ia meninggalkan grup tersebut setelah fotonya yang tengah berciuman dengan seorang anggota boy band Jepang diterbitkan dalam sebuah tabloid. Namun, kelulusannya dari SKE48 rupanya malah membawa keberuntungan bagi wanita berusia 27 tahun ini.

Sejak debutnya, Mikami bukan hanya menjadi salah satu aktris terpopuler di industri film dewasa Jepang. Yua Mikami juga menjadi salah satu figur media sosial terpopuler dan seorang fashion icon bagi para gadis Jepang.

“Awalnya, aku tak pernah bermimpi untuk merubah industri dewasa Jepang. Namun, aku ingin para gadis untuk mendukungku, itulah tujuanku,” ujarnya pada tabloid mingguan Shukan Bunshun, dikutip dari Tokyo Reporter.

Huawei MatePad Pro

“Saat itu, aku berpikir kalau gadis dan AV tidak akan pernah bersatu. Karena itulah, aku ingin mendobraknya,” lanjutnya.

Sejak awal, Mikami memang berusaha untuk memperlihatkan sifat asli dan ketertarikannya akan sesuatu pada para penggemarnya.

“Saat aku debut, aku ingin para wanita melihatku. Jadi, aku menunjukkan pakaian, kosmetik, dan benda-benda lain yang aku sukai dan gunakan lewat Instagram. Dengan cari ini, para gadis muda bisa melihatku,” ujarnya.

Sangat berbeda ya dengan aktris film dewasa lain yang jarang membagikan detail kehidupan pribadinya?

“Angka gadis muda yang ingin meniru fashion dan makeup-ku perlahan meningkat,” ujarnya lagi.

“Mayoritas penggemar perempuanku berusia 20 tahunan, tapi kini aku melihat ada penggemar yang masih duduk di bangku universitas dan SMA. Karena itulah aku lebih berhati-hati di Instagram,” tambah Mikami.

Media Sosial

Selama pandemi ini, rupanya Mikami “meingkatkan” profilnya. Kini, ia telah memiliki lebih dari 5 juta followers di berbagai platform.

Untuk menyebarkan informasi, umumnya ia menggunakan Twitter dan menargetkan semua cuitannya untuk diunggah pada sekitar pukul 8 malam, saat mayoritas fansnya aktif dalam platform tersebut.

Yua Mikami mengatakan bahwa menyertakan foto dalam setiap cuitan adalah hal wajib.

“Banyak fans pria yang mengunjungi akun Twitter-ku untuk tujuan erotis. Jadi aku memancing perhatian mereka dengan foto yang menampilkan belahan dadaku dalam cuitan itu,” ujarnya.

Karir AV

Yua Mikami memulai debutnya pada tahun 2015 setelah mengundurkan diri dari SKE48 karena fotonya yang tengah berciuman dengan Yuya Tegoshi dari boy band NEWS terbit di sebuah tabloid. Pada Juni 2015, label Muteki merilis CD debut Mikami, “Princess Peach.” Dan pada tahun baru 2016, CD kedua-nya, “Pleasant Feeling” pun dirilis.

Karirnya sebagai aktris film dewasa memang telah mendapat respon positif sejak awal. Pada DMM Adult Awards 2016, ia dinobatkan sebagai aktris terbaik di industri tersebut dan mengalahkan 10 kontestan lain dalam kategori Best New Actress. Ia juga memenangkan kategori Best Actress 2017 di even yang sama.

aktris film dewasa Jepang yua mikami japanesestation.com
Honey Popcorn (wikimedia.org)

Kendati demikian, kini pekerjaanya sebagai aktris film dewasa berkurang. Tak hanya tergabung dalam idol group Honey Popcorn, kini ia menjadi model lingerie untuk shopping site DRW dan mempromosikan brand pakaian miliknya sendiri, Miyour’s.

Karena itu, kini Mikami hanya tampil dalam pemotretan AV setiap dua kali dalam sebulan. Namun, kepopuleran Mikami masih belum berubah, bahkan majalah Gekkan Fanza menobatkannya sebagai aktris terpopuler ke-4 tahun lalu!

“Erotisme itu tidak penting”

Banyak penggemar wanitanya meminta berbagai tips, mulai dari tips hubungan intim hingga rekomendasi film dewasa. Ada juga seorang wanita yang bekerja di industri dewasa yang meminta tips bagaimana melayani pelanggan.

“Menarik sekali saat mengetahui bahwa mereka tidak menonton AV untuk kepuasan seksual,” ujarnya.

“Ini lebih seperti fan video. Erotisme tidak penting dan mereka hanya melihat wajah dan tubuh aktris di layar. Mereka nampaknya lebih menyukai melihat detail seperti makeup dan ekspresi wajah agar mereka bisa menggunakannya dengan pasangan,” tutupnya.