SHARE THIS ARTICLE
Sebuah prosesi pada Aoi Festival yang terlihat di Kyoto pada tanggal 15 Mei 2014. (The Yomiuri Shimbun)
Sebuah prosesi pada Aoi Festival yang terlihat di Kyoto pada tanggal 15 Mei 2014. (The Yomiuri Shimbun)

Kalau kalian sedang berada di Jepang, mampirlah ke Kyoto, karena besok tanggal 15 Mei akan diadakan Aoi Matsuri. Apa sih Aoi Matsuri itu? Pada festival Aoi Matsuri di Kyoto, jalan-jalan utama di Kyoto dilalui oleh sekitar 500 orang yang berparade mengenakan kostum kuno yang indah dan makeup tradisional. Festival ini disebut Aoi Matsuri karena daun Aoi (semacam tumbuhan) digunakan sebagai hiasan yang bukan hanya pada kostum orang-orang yang turut serta dalam pelaksanannya, tapi bahkan pada sapi dan kuda.

Seperti dilansir dari the-japan-news.com via newsonjapan.com, prosesi para pejabat yang menyampaikan pesan dan persembahan dari Kaisar untuk dua kuil Shimogamo dan Kamigamo dihidupkan kembali dalam festival ini. Seorang utusan yang menunggang kuda dengan memakai pedang emas di sisinya, yang diikuti oleh rombongan dari para pejabat, menjadi posisi yang paling penting yang diselenggarakan di parade ini.

Parade dari para wanita yang menyertai perwakilan putri kekaisaran yang melayani para dewa menjadi puncak prosesi ini. Peran wanita utamanya dipilih dari para wanita yang belum menikah yang tinggal di Kyoto. Wanita yang terpilih tersebut harus mengenakan 12 lapis kimono, dengan berat secara keseluruhan 30 kilogram sebagai pakaian bergaya formal dari pejabat kekaisaran.

Kata matsuri berasal dari Aoi Matsuri ini jika kita melihatnya dalam literatur klasik Jepang. Kalian akan merasa seolah-olah telah kembali ke abad ke-10 jika menyaksikan prosesi ini, yang tetap setia pada tradisi kuno. Prosesi ini meninggalkan Kyoto Imperial Palace (Istana Kekaisaran Kyoto) pada pukul 10.30, istana yang pernah digunakan Kaisar untuk bekerja dan tinggal hingga tahun 1869. Prosesi ini lalu berhenti di Kuil Shimogamo dan akhirnya tiba di Kuil Kamigamo sekitar pukul 3:30. Saat kedatangan prosesi ini, diadakan pertunjukan tari dan acara berkuda.

(Informasi dari situs Japan National Tourism Organization: http://www.jnto.go.jp/)

Sources :
COMMENT