SHARE THIS ARTICLE
image: instagram.com/twinleaves/
image: instagram.com/twinleaves/

Apakah yang terlintas di pikiran kalian jika dihadapkan dengan kata “Tokyo”? Pasti di benak sebagian besar orang terlintas kota metropolitan, gedung-gedung menjulang tinggi, infrastruktur yang modern dan berbagai kesibukan di Akihabara dan Shibuya. Bahkan tidak sedikit fotografer-fotografer yang mengabadikan indahnya Tokyo hanya dengan tujuan untuk menunjukkan kepada orang banyak jika kota tersebut memang sudah layak menjadi kota metropolitan dengan mengambil gambar entah itu gedung, hotel ataupun rumah yang tertata rapih dan megah. Namun hal tersebut tidak berlaku untuk fotografer dari Jepang yang bernama Hitoshi Kobayashi, fotografer ini menemukan sisi lain untuk menikmati indahnya Tokyo. Yaitu dengan cara mengambil dan mengabadikannya dalam bentuk gambar rumah ataupun bangunan tua yang sudah karatan, berlumut atau bahkan berjamur.

image: instagram.com/twinleaves/
image: instagram.com/twinleaves/

Dan semua karyanya itu dia simpan di akun Instagramnya, bahkan sampai saat ini foto karya Kobayashi sudah melebihi 650 foto. Wow! Luar biasanya lagi, hobi unik Kobayashi ini sudah menular pada para follower-nya yang sampai saat ini sudah mencapai 7.036 follower. Para ‘pengikut’ nya ini pun sudah sering sekali mengunggah foto dengan tema yang sama dan mengirimkannya langsung pada Kobayashi.

image: instagram.com/twinleaves/

Dalam sesi wawancara dengan Rocketnews24 dia berkomentar “Sebenarnya ada banyak hal yang tersembunyi dalam bangunan-bangunan tua, tapi sebagian besar dari kalian belum menemukan sisi keindahannya dan hanya melihatnya sebagai foto biasa. Berbeda dengan orang lain, bangunan tua, rusak pintu yang sudah tak berfungsi lagi adalah hal-hal yang Saya anggap menarik bahkan Saya lebih tertarik mengunjungi gang-gang kecil di berbagai provinsi dan pemandian air panas tua dari pada mengunjungi ramai dan padatnya kehidupan di kota”.

Ingin melihat lebih jauh karya-karya Kobayashi? kunjungi saja akun Instagram-nya!

Source : japanrealm.com

COMMENT