SHARE THIS ARTICLE

Salib di atas menyebutkan Christ’s Grave. Dan dibalik itu adalah museum wisata serta tempat peristirahatan “saudara” Yesus Kristus, Isukiri.

Menurut cerita setempat, nama Shingo sebelumnya adalah Herai, yang merupakan sebutan dalam bahasa Jepang untuk Ibrani ‘Hebrew’ menjadi Heburai – dan lagu tradisional setempat tidak berisi kata-kata Jepang yang jelas, tapi memiliki kata-kata yang mirip bunyinya dengan bahasa Ibrani. Entah ini adalah suatu sejarah atau hanya hiburan semata untuk menarik wisatawan. Percaya atau tidak, jika kamu ke Jepang sempatkan untuk berkunjung ke daerah ini 🙂

Christ
Jika memang benar bahwa Yesus Kristus dimakamkan di luar Desa Shingo di Prefektur Aomori, ini dapat menjadi sebuah kontroversi baru, namun terlepas dari itu semua tidak akan pernah ada yang tahu . Cerita yang cukup aneh dan tidak masuk di akal bukan?
Percaya atau tidak, jika kamu ke Jepang sempatkan untuk berkunjung ke daerah ini 🙂
[Image credit and Source: Andrew Pothecary www.cnngo.com]
COMMENT