SHARE THIS ARTICLE

Malam minggu adalah waktunya bertemu pacar, kan? Tapi untuk kalian yang belum punya pacar tak usah khawatir, setelah membaca artikel ini kalian akan bertambah pengetahuan yang siapa tahu bisa diterapkan. Di Jepang, istilah yang digunakan “pacar” itu sendiri cukup mudah dipahami lho, yaitu “kare” untuk pacar pria dan “kanojo” untuk pacar wanita. Tapi di Jepang baru-baru ini sedang berkembang fenomena calon pacar yang disebut ‘Will boyfriend,’ yang dalam bahasa Jepang disebut “uiru kare.” Apa itu “uiru kare?”

Photo: Love Katsu
Photo: Love Katsu

Seperti dilansir dari japantoday.com, “uiru kare” ini bukan bahasa gaul, tapi lebih merupakan istilah yang mengacu pada seorang pria yang seorang wanita suka menghabiskan waktu dengannya. Kenapa kare, bukan kanojo? Karena biasanya yang menjadi calon pacar ini adalah pria. Di masa depan, pria itu mungkin ingin dikencani atau dijadikan pacar oleh wanita tersebut, tapi yang pasti saat ini pria itu bukanlah pacarnya.

Di Jepang, berpacaran itu memiliki banyak tanggung jawab untuk dihadapi. Namun konsep Will boyfriend ini muncul sebagai cara untuk mempelajari dari sebelumnya tentang rasa susah dan senang serta kewajiban yang muncul saat dua insan sudah menjadi pasangan, karena di Jepang setelah kalian dan orang yang kalian sukai telah saling menyadari daya tarik masing-masing, maka hubungan yang semula hanya sekedar teman dapat segera melompat ke dalam suatu hubungan pacaran yang serius dan itu telah terjadi selama beberapa dekade.

Salah satu wanita yang menerapkan konsep Will boyfriend ini menjelaskan, “Jika kami berdua merasa seperti akan kehilangan terlalu banyak kebebasan jika kami ‘berkencan,’ maka dengan menjadikannya sebagai Will boyfriend, dengan beberapa jarak yang dibuat dalam hubungan kami, itu terasa lebih sesuai.” Sedangkan wanita yang lain berkomentar, “Kadang-kadang saya hanya merasa seperti pergi berkencan, jadi saya memiliki banyak teman pria yang dapat saya ajak pergi untuk bersenang-senang dengan santai.”

Memiliki banyak calon pacar itu tidak hanya menyenangkan, tetapi juga dapat meningkatkan rasa percaya diri menurut pengakuan beberapa wanita. Dibandingkan dengan pria yang telah menjadi pacar tetap, seorang pria yang menjadi calon pacar harus mengeluarkan banyak usaha dalam tindakannya, misalnya memberi pujian dan perhatian, seperti tentang gaya rambut, makeup, atau gaya busana dari wanita yang disukainya itu. Salah satu pendukung Will boyfriend mengungkapkan, “Dipuji oleh banyak pria itu memenuhi keinginan tersembunyi dari seorang wanita.”

Tapi, wanita yang menerapkan konsep Will boyfriend ini tidak berarti wanita itu sombong dan licik. Ada juga banyak wanita yang tidak berpengalaman dalam hal percintaan yang mengatakan bahwa mereka menyukai gagasan ini. Konsep ini dapat memudahkan ketakutan mereka dari disakiti jika hubungannya tidak berkembang menjadi permanen. Bisa dikatakan bahwa konsep Will boyfriend ini sebagai komitmen awal yang ringan.

Konsep Will boyfriend ini juga bukan berarti sama seperti wanita yang tanpa malu-malu menjalin hubungan dengan banyak pria hanya karena ia merasa lebih baik saat bersama salah satu mereka tapi tidak merasa tertarik pada satupun dari mereka. Konsep ini hanya dapat diterapkan untuk seorang wanita yang bisa melihat dirinya berpacaran di masa depan dengan salah satu calon pacarnya, meskipun ia belum siap untuk melangkah ke sana, dan mungkin tidak akan pernah.

“Tidak perlu memberitahu salah satu dari mereka bahwa saya menghabiskan waktu dengan pria lain, dan pada akhirnya, saya bisa memilih salah satu yang saya sukai dari para pria itu,” ungkap salah seorang wanita yang menjelaskan manfaat dari calon pacar dengan menggunakan konsep ini. “Anda tidak pernah tahu bagaimana perasaan Anda akan berkembang saat Anda menghabiskan waktu bersama-sama, pelajari berbagai hal yang Anda tidak tahu tentang dia dan temukan kualitas yang baik dari dirinya yang Anda tidak lihat secara langsung,” lanjutnya.

Bagaimana menurut kalian? Apa kalian berminat menerapkan konsep calon pacar ini?

Source : japantoday.com
COMMENT