SHARE THIS ARTICLE

IMG_5466

Himpunan Mahasiswa Hikari Universitas Dian Nuswantoro Semarang mengadakan festival kebudayaan Jepang bertajuk Japanese Culture Festival 2014. Selama 2 hari pada sabtu dan minggu (17-18) Mei, pecinta kebudayaan Jepang di semarang dan sekitarnya memenuhi spot area yang bertempat di halaman parkir Gedung G Udinus Semarang.

Event yang merupakan hajatan tahunan ini mengambil tema “irodori” yang berarti colorful. Hal tersebut tercermin pada desain tata tempat dan berbagai aksesoris yang berwarna-warni. Selain itu irodori juga memiliki makna berbagai kalangan yang bersatu dalam 1 himpunan demi terselenggaranya bunkasai kali ini.

IMG_5486

IMG_5504

Untuk memeriahkan bunkasai kali ini digelar berbagai kompetisi, di antaranya High School Competition yaitu Japanese Story Telling dan Sakubun, serta Public Competition yaitu kompetisi band, cosplay, cover dance, manga, karaoke serta adapula Maid Contest Competition. Maid Contest ini merupakan maid contest pertama yang pernah diadakan di Semarang.

IMG_5533

IMG_5516

IMG_5476

Ada juga special performances Cha No Yu atau Tea Ceremony, Obake atau rumah hantu Jepang, Kabuki atau tari tradisional jepang, Omikoshi, Soran Bushi, Yosakoi, dll.

Selain itu seperti festival pada umumnya terdapat berbagai stand seperti stand kuliner Jepang, stand fashion, stand aksesoris anime, stand kimono dan yukata serta masih banyak lagi. Untuk para pengunjung ada lomba paling cepat menghabiskan takoyaki dalam keadaan panas.

Guest Star Lemonade dan Monkey Circus tak mau ketinggalan turut memanaskan acara. Penonton dibawa menikmati hentakan musik yang mereka bawakan.

IMG_5666

cosplay semarang (1) cosplay semarang (2) cosplay semarang (3) cosplay semarang (4) cosplay semarang (5)

Meski sempat terjadi beberapa kali keterlambatan jadwal dan cuaca panas begitu menyengat,  pengunjung tetap antusias mengikuti rangkaian acara. Menurut Sandro Ellon Frans selaku ketua panitia menyatakan antusiasme penonton luar biasa. Menurutnya hal ini melebihi ekspektasi awal panitia.

Kami berharap melalui festival ini dapat lebih mengenalkan budaya Jepang pada masyarakat umum,” pungkas Sandro.

Berikut video liputan Japanese Culture Festival 2014:

Photo & Video by Japanese Station Contributor Semarang Team (Kersen Creative Media)

COMMENT