SHARE THIS ARTICLE

Sebuah tren yang berkembang di antara pasangan muda untuk memilih bangunan dan tempat-tempat historis yang signifikan di kampung halaman mereka sebagai tempat upacara pernikahan menjadi sebuah fenomena yang dikenal sebagai “gotochi-kon.”

gotochi-kon
image: the-japan-news.com

Banyak pasangan muda mengatakan gotochi-kon memungkinkan mereka untuk mengatur pernikahan mereka dengan cara mereka sendiri yang juga sambil membantu mereka mengembangkan kecintaan yang lebih besar bagi kampung halaman mereka.

Tren ini sebagian besar telah dipromosikan oleh berbagai bisnis yang terkait dengan pernikahan setempat yang mengusulkan upacara gotochi-kon bagi para calon pengantin. Banyak pejabat pemerintah daerah yang berharap booming ini akan mendorong kawula muda untuk menetap secara permanen di kampung halaman mereka.

Gotochi-kon diperkirakan telah dimulai sekitar lima tahun yang lalu. Sebuah contoh yang bagus adalah “Hikone-kon,” suatu pengaturan yang memungkinkan para pasangan untuk menggelar pernikahan dan berfoto-foto di berbagai lokasi tradisional di kota Hikone, Prefektur Shiga, seperti kapel peringatan Smith, sebuah tempat yang ditunjuk sebagai properti budaya nasional, dan di rumah perahu tradisional Yakatabune di parit dari kastil Hikone yang merupakan harta nasional Jepang. Lebih dari 200 pasangan memilih Hikone-kon setiap tahunnya.

COMMENT