SHARE THIS ARTICLE

Jellyfish Orientation

Pilihan destinasi negara untuk melanjutkan studi di luar negeri kini semakin beragam. Tak hanya di Eropa, Amerika, atau Australia, beberapa negara di Asia pun kini masuk dalam daftar favorit sebagai destinasi melanjutkan studi. Salah satu negara Asia tersebut adalah Jepang, negara yang kita kenal dengan kemajuan teknologi, pola hidup, dan etos kerja masyarakatnya. Jepang telah membangun dirinya menjadi salah satu negara yang menjadi poros kemajuan peradaban dunia sehingga menjadi magnet bagi masyarakat dari negara lain untuk datang dan mempelajari apa yang selama ini menjadi prestasi Jepang.

Salah satu aspek penting yang berperan besar bagi kemajuan negara tersebut adalah perhatian serius yang diberikan pada pendidikan. Baiknya kualitas pendidikan di Jepang lahir dari kombinasi karakter orang Jepang yang ulet dan disiplin serta sistem yang dibuat dan dijalankan dengan baik. Berkat kombinasi positif tersebut, kini salah satu perguruan tinggi di Jepang, University of Tokyo, masuk dalam top thirty universitas di dunia. Selain University of Tokyo, perguruan-perguruan tinggi lainnya pun–baik negeri maupun swasta–terus meningkatkan kualitas mereka, mengingat saat ini Jepang tengah membuka diri bagi warga asing yang ingin mengunjungi Jepang, baik untuk tujuan studi atau bekerja.

Sistem Pendidikan
Sebelum memutuskan negara tertentu untuk dijadikan sebagai destinasi studi, ada baiknya mengetahui secara garis besar sistem pendidikan yang berlaku di negara tersebut. Sistem pendidikan di Jepang pada dasarnya tidak jauh berbeda dengan sistem pendidikan di Indonesia. Jepang mensyaratkan pendidikan dasar dua belas tahun bagi siswa yang ingin memasuki perguruan tinggi. Sedangkan durasi sekolah di perguruan tinggi pun sama, yaitu tiga tahun untuk tingkat diploma tiga/college (D3), empat tahun untuk tingkat strata satu (S1), dan sekitar dua tahun untuk tingkat magister (S2). Jepang mengenal tiga jenis perguruan tinggi, yaitu perguruan tinggi negeri, perguruan tinggi daerah, dan perguruan tinggi swasta. Ketiga jenis perguruan tinggi tersebut tersebar hampir di seluruh perfektur di Jepang.
Dari segi bahasa pengantar yang digunakan dalam kegiatan belajar, jurusan di perguruan tinggi di Jepang menggunakan dua macam bahasa. Pertama adalah bahasa Jepang, di mana digunakan di sebagian besar jurusan di perguruan tinggi, dan bahasa Inggris yang hanya digunakan di jurusan tertentu. Universitas yang menyelenggarakan program jurusan dengan bahasa Inggris hanyalah universitas yang tergabung dalam “Global 30”,  dan tidak semua jurusan tersedia dalam bahasa Inggris.

Persyaratan Dasar
Persyaratan dasar yang dimaksud dalam sub bab ini bukanlah persyaratan dokumen yang diminta oleh pihak sekolah, melainkan persyaratan tes kemampuan tertentu. Untuk memasuki perguruan tinggi di Jepang, persyaratan utama yang harus diperhatikan adalah kemampuan bahasa. Untuk jurusan yang diselenggarakan dengan bahasa Jepang, siswa asing harus memiliki kemampuan bahasa Jepang minimal N2, yaitu tingkat kedua dari atas kemampuan tertinggi bahasa Jepang (tertinggi tingkat N1). Oleh karena itu, bagi siswa yang belum memiliki kemampuan bahasa Jepang yang cukup, diarahkan untuk mengambil sekolah bahasa di Jepang terlebih dahulu untuk mempelajari bahasa Jepang secara intensif antara satu hingga dua tahun.

Di sekolah bahasa di Jepang, siswa tidak hanya mempelajari bahasa tetapi juga budaya dan kehidupan Jepang itu sendiri, sehingga selama belajar siswa mengalami akulturasi untuk mempermudah proses pembauran dengan kehidupan Jepang. Setelah siswa memiliki kemampuan bahasa Jepang yang cukup, maka ia harus mengikuti tes Japanese Language Proficiency Test (JLPT) atau Nihongo Noryoku Shiken untuk memperoleh sertifikat kemampuan bahasa Jepang. Sertifikat itulah yang akan dilampirkan untuk mendaftar di perguruan tinggi, baik negeri, swasta, maupun daerah.

Bagi siswa asing yang ingin memasuki universitas negeri mereka diharuskan mengikuti tes yang bernama Examination for Japanese University (EJU), yaitu tes kemampuan akademik yang diselenggarakan oleh pemerintah Jepang. Tes ini semacam tes SBMPTN di Indonesia. Hanya saja dalam hal pengumuman hasil tes, EJU menggunakan sistem poin, bukan sistem lulus atau tidak di universitas tertentu sebagaimana SBMPTN. Misal, apabila setelah mengikuti tes EJU siswa memperoleh poin 800, maka ia harus mencari tahu universitas apa yang dapat ia masuki dengan jumlah point tersebut. Apabila universitas “A” hanya dapat menerima hasil tes EJU di kisaran poin di atas 750, maka siswa tersebut dapat mendaftar. Sementara untuk memasuki universitas swasta, siswa diharuskan menjalani tes lokal yang diselenggarakan oleh sekolah atau perguruan tinggi tersebut.

Ingin Belajar di Jepang, Bagaimana?
Terdapat beberapa cara yang dapat ditempuh siswa asing jika ingin sekolah di perguruan tinggi di Jepang. Cara pertama, siswa dapat mendaftar langsung ke pihak sekolah bersangkutan melalui email atau telepon terlebih dahulu. Tetapi perlu diingat, terdapat beberapa sekolah atau perguruan tinggi yang hanya melayani korespondensi maupun telepon dengan bahasa Jepang saja. Dengan menghubungi langsung ke pihak sekolah, siswa akan dibimbing mengenai prosedur pendaftarannya hingga dokumen-dokumen yang diperlukan.
Cara kedua yang dapat ditempuh adalah dengan menghubungi konsultan atau agensi pendidikan yang membantu mengurus proses pendaftaran siswa untuk studi di Jepang. Biasanya konsultan atau agensi tersebut memiliki ikatan kerja sama dengan pihak sekolah di Jepang sehingga proses pendaftaran menjadi lebih mudah. Dengan melalui pihak agensi, siswa dapat berkonsultasi secara langsung mengenai detail prosedur pendaftaran, profil sekolah, hingga bagaimana gambaran kehidupan di Jepang.

Beasiswa Studi di Jepang
Apabila seseorang ingin mendapatkan beasiswa full studi di Jepang, ia dapat mengikuti program manbukagakusho, program beasiswa dari pemerintah Jepang. Informasinya dapat dicari di JASSO, yaitu lembaga non-profit milik pemerintah Jepang untuk mempromosikan pendidikan di Jepang. Tetapi, apabila seseorang telah menjadi siswa di perguruan tinggi atau sekolah bahasa di Jepang, tersedia banyak beasiswa yang dapat diajukan. Beasiswa tersebut dapat berupa penghargaan finansial atau potongan biaya sekolah.

—————————————————————

Jellyfish Education

INDONESIAN OFFICE
Gedung The Jakarta Post Lt. Dasar
Jl. Palmerah Barat 142-143 Jakarta 10270
Telephone: (021) 5365 – 4610 / 11
Email: [email protected]
Visit Our Website: Jellyfish Education Indonesia
Like Our Facebook Page: www.facebook.com/JellyfishIndonesia
“Study in Japan” Program Video: http://youtu.be/cqAqxLLCTWc

JAPAN OFFICE
〒141-0031 東京都品川区西五反田2-24-4 Westhill 4F
Mobile: 080-4343-2892
Tel: 050-6861-0101
Fax: 03-5437-0136
Website: http://www.jellyfish-g.co.jp

COMMENT