SHARE THIS ARTICLE
gelombang panas di Jepang
image: sputniknews.com © AFP 2016/ Toru YAMANAKA

Gelombang panas di Jepang yang melanda sejak pertengahan bulan lalu telah merenggut satu korban jiwa dan sebanyak 181 orang dirawat di rumah sakit antara tanggal 25 April hingga 1 Mei yang lalu menurut Badan Penanggulangan Bencana dan Kebakaran Jepang (Fire and Disaster Management Agency/FDMA).

Dilansir dari sputniknews.com, enam dari mereka yang dibawa ke rumah sakit berada dalam kondisi serius dan akan membutuhkan perawatan selama tiga minggu. Lebih dari setengah dari mereka yang terkena dampak serangan panas lebih berusia lebih dari 65 tahun.

Kenaikan suhu yang mendadak dari akhir April telah mempengaruhi banyak orang karena tubuh mereka belum terbiasa dengan cuaca yang lebih hangat dan mereka masih mengenakan pakaian musim dingin ujar pejabat dari lembaga tersebut. Olahraga ringan seperti berjalan kaki, minum banyak air dan menggunakan pendingin udara jika diperlukan sangat direkomendasikan oleh pejabat lembaga tersebut.

Lebih dari 50.000 orang dibawa ke rumah sakit untuk dirawat karena serangan panas antara Mei dan September tahun lalu, dan puluhan orang meninggal dunia. Selama puncak gelombang panas di Jepang pada tahun 2015 yang lalu, suhu telah melebihi angka 40 derajat celcius di beberapa prefektur.

Sources :
COMMENT