SHARE THIS ARTICLE

Bicara soal musik, Jepang merupakan salah satu negara penghasil musisi-musisi yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Geliat musik indie di negara ini pun semakin menjadi-jadi. Saya akan mencoba merekomendasikan sebagian kecil dari penggiat musik indie. Mungkin di antara kalian sudah ada yang mengenalnya atau bahkan mengikutinya. Berikut adalah beberapa musisi indie Jepang yang bergerak di arus yang berbeda.

Capeson

Capeson adalah seorang pria kelahiran Tokyo yang menghabiskan masa kecilnya di Boston, Amerika Serikat. Debut albumnya yang bertajuk “Hiraeth” dirilis oleh label Tokyo Recordings pada bulan Oktober. Melihat masa lalunya, rasanya wajar jika semua lirik yang terdapat di album tersebut berbahasa Inggris. Rilisan ini nampaknya banyak bercerita tentang lika-liku perjalanan hidupnya. Proyek solo Capeson mengusung gaya R&B dengan sentuhan-sentuhan UK alternative rock. Single “Believe My Eyes” membuktikan kualitas vokal dan materi musik yang dimilikinya layak untuk didengarkan.

Skirt

Kakubarhythm selalu menjadi tempat berpayungnya musisi-musisi keren asal Jepang. Salah satunya adalah Skirt (sukaato), sebuah band yang namanya sempat melejit karena rilisan album ke-3 mereka “CALL” mendapat respon positif. Selalu menyenangkan melihat sebuah live performance band yang penuh emosional, Skirt merupakan salah satunya. Berasal dari latar belakang, umur, dan pekerjaan yang berbeda-beda membuat musik mereka kaya untuk didengar. Berikut adalah single terbaru mereka yang berjudul “Shizuka na Yoru ga Ii”.

MASSAN×BASHIRY

Duo asal Jepang ini membawa warna musik yang terbilang fresh. Flow rap yang unik dan lirik-lirik puitis dari Massan dibalut dengan kocokan gitar Bashiry yang melakonis rasanya patut diacungi jempol. Musisi indie Jepang rilisan label Playwright ini memiliki musikalitas yang baik, beberapa lagu di album terbarunya menyajikan nuansa yang berbeda di tiap track-nya. Salah satunya “Close My Eyes” sebuah lagu ballad yang mengedepankan kualitas vokal Massan.

OGRE YOU ASSHOLE

Jagoan alternative rock Jepang akhirnya kembali berkarya lagi. Setelah vakum beberapa tahun, Ogre You Asshole resmi merilis album berjudul everythingsomethingnothing pada tanggal 9 November 2016 di bawah label independen P-Vine Records. Album yang diproduksi sendiri oleh para personilnya berisi 10 track. “Lost, Sigh, Days” merupakan MV single pertama OYA yang dirilis di kanal YouTube. Track tersebut merupakan short version, dan jika kalian mau mendengarkan secara penuh kalian bisa membelinya di website P-Vine atau iTunes.

toconoma

Band instrumental ini menyuguhkan atmosfer kedamaian. Belum lama ini mereka melempar single baru yaitu “orbit”, yang nampaknya menjadi pemanasan untuk album ketiga mereka. toconoma menyajikan perpaduan musik jazz dan funk, dengan sentuhan elektronik. Gebukan drum yang asyik, petikan bass yang catchy, kocokan gitar yang khas, dan melodi keyboard -nya yang membius dijamin bikin kamu gak nyesel mendengarkannya.

Shugo Tokumaru

Jujur, Shugo Tokumaru menurut saya adalah seorang jenius. Banyaknya instrumen yang terdapat di lagu-lagunya mampu menciptakan harmonisasi yang sangat pantas untuk disimak. Berkolaborasi dengan banyak musisi lainnya di album barunya “TOSS” merupakan salah satu album terbaik di 2016 versi saya pribadi. Visual yang ditampilkan di video klip “Lift” juga sangat menarik, terdapat potong-potongan gambar ala manga dipadukan dengan warna-warni yang ramai.

Apakah kalian juga punya musisi indie Jepang favorit?

(Featured image: beehy.pe)

Sources :
COMMENT