SHARE THIS ARTICLE

Jumonji Chicken Company, sebuah produsen unggas Jepang di Prefektur Iwate, Jepang utara, telah mengumumkan pada tanggal 26 Maret 2014 bahwa mereka telah mulai membangun pembangkit listrik tenaga biomassa yang berasal dari kotoran ayam, dan kemudian melalui beroperasinya pabrik itu akan masuk ke dalam bisnis pembangkit tenaga listrik yang menggunakan energi terbarukan Jepang berskema feed-in-tariff (FIT).

japan biomass power

Jumonji Chicken Company Biomass Power Plant sedang dibangun di Karumai Town, Prefektur Iwate, menggunakan 400 ton kotoran unggas per hari yang dipasok oleh perusahaan tersebut dan berbagai peternakan ayam berafiliasi. Pabrik ini diharapkan memiliki kapasitas produksi dari 6.250 kilowatt (6,25 megawatt) dan kapasitas transmisi dari 4.800 kilowatt, setelah dikurangi dengan jumlah daya yang dikonsumsi di pabrik tersebut. Pembangunannya dimulai pada bulan Agustus 2014 dan pabrik tersebut dijadwalkan akan beroperasi secara komersial dimulai pada bulan Maret 2016.

Ada tiga pembangkit listrik berbahan bakar kotoran unggas di wilayah Kyushu (dua di Prefektur Miyazaki dan satu di Prefektur Kagoshima). Pabrik baru ini, yang pertama berada di luar Kyushu, akan menjadi yang terbesar yang dioperasikan oleh satu perusahaan dalam industri unggas di Jepang.

Perusahaan ini mengatakan tujuan dari bisnis listrik tenaga biomassa ini adalah untuk memanfaatkan kotoran unggas, sumber daya biomassa yang diproduksi secara lokal, sebagai sumber energi bersih dan juga untuk mendaur ulang sumber daya dengan memanfaatkan abu insinerasi sebagai bahan baku pupuk. Diharapkan juga bisnis ini akan memberikan kontribusi untuk aktivasi lokal, pengurangan karbon dioksida sebagai ukuran terhadap pemanasan global, dan mencapai tujuan nasional untuk pembangkit listrik biomassa.

Source : japanfs.org
COMMENT