SHARE THIS ARTICLE

20140826_154821_large_5240

Pendiri Studio Ghibli, produser dan mantan ketuanya, Toshio Suzuki, berjalan ke atas panggung dengan pencipta Evangelion, Hideaki Anno, untuk mengumumkan 50 daftar karya Anno dari berbagai film pelajar dan berbagai video promosi hingga acara TV dan penampilan teatrikal yang akan ditayangkan untuk acara khusus “The World of Hideaki Anno” dalam Tokyo International Film Festival tanggal 27 Oktober mendatang. Selama acara tersebut, Suzuki berbicara tentang peran Anno dalam dunia anime di masa yang akan datang, dan bahasan yang terkenal tentang Miyazaki yang selanjutnya, dan bersikeras bahwa setelah Miyazaki, pasti adalah Anno.

Ide untuk menampilkan karya Anno sebagai pusat perhatian dalam TIFF disarankan oleh Suzuki setelah penyelenggara festival meminta berbagai ide. Dia menjelaskan “Hayao Miyazaki pasti akan ditampilkan jika dia tidak pensiun.” Anno merespon penawaran Suzuki “Saya tidak bisa berkata tidak kepada Suzuki-san, karena dia telah melakukan banyak hal untuk saya.

Suzuki juga mengatakan. “Aku yakin bahwa Anno akan menjadi orang yang memimpin animasi Jepang ke dekade selanjutnya.” dan “Hanya orang yang memiliki bakat yang bisa mencipta. Aku ingin dia menghargai bakat pemberian Tuhan dan tetap berkarya.” Namun, mengingat tanggung jawab Anno terhadap studionya sendiri, Khara, tidak ada komentar yang mengisyaratkan bahwa ada rencana untuk Anno turut ambil bagian dalam Studio Ghibli.

Karir pencipta Evangelion, Hideaki Anno, memiliki ikatan yang dalam dengan karya-karya dari Hayao Miyazaki dan Studio Ghibli. Hideaki Anno pernah bekerja sebagai seorang animator dalam karya pelopor dari Studio Ghibli di Nausicaä of the Valley of the Wind garapan Miyazaki. Anno membuat para kru sangat terkesan hingga Toshio Suzuki pernah mengatakan bahwa ada sebuah perbincangan tentang membuat cerita ekologi tersebut menjadi sebuah trilogi dengan Anno menyutradarai film bagian keduanya. Dia kemudian mengisi suara karakter utama dalam film terakhir Miyazaki, The Wind Rises.

COMMENT