SHARE THIS ARTICLE

FEATURED IMAGE

Komunitas Band Jejepangan Semarang, Sekazo, telah mengadakan perayaan ulang tahunnya yang ke-5 dengan tajuk “Sekazo Tanjoukai 5, Yesterday & Today”, pada hari Minggu 21 September 2014 yang lalu.

SEKAZO 20

SEKAZO 10

SEKAZO 30

Suasana acara yang digelar di salah satu cafe di Kota Semarang ini begitu hangat dan akrab. Para anggota Sekazo mulai dari angkatan awal hingga yang paling baru hadir untuk memeriahkan acara ini.

SEKAZO 40

SEKAZO 50

Beberapa band Sekazo menyumbangkan penampilan mereka, yaitu Orange Scoop, Shinrai, Chocopurin, Everlight, Clover Faith, serta salah satu band legendaris di Kota Semarang, JP6. Adapula Dreamatorium, band asal Solo yang tak mau ketinggalan meramaikan acara ulang tahun Sekazo kali ini.

SEKAZO 60

SEKAZO 70

SEKAZO 80

Berikut adalah petikan wawancara dengan Dimaz Haryo Irawan selaku ketua panitia Sekazo Tanjoukai 5:

Q: Sejak kapan Sekazo berdiri dan apa tujuannya?

A: Sekazo berdiri resminya tanggal 24 April 2009, tujuan didirikannya adalah tidak lain untuk menjalin persatuan dan kesatuan antar sesama penikmat musik Jepang baik yang tergabung dalam suatu band maupun yang belum memiliki band, intinya menambah sahabat dan menambah hubungan kekeluargaan, karena Sekazo sendiri memiliki makna “Semarang Kazoku,” yang boleh dibilang “Keluarga Semarang”.

Q: Siapa saja anggota Sekazo?

A: Anggotanya puluhan, baik yang punya band atau tidak. Karena untuk bergabung di Sekazo tidak harus punya band, yang penting adalah menambah persaudaraan antar sesama penikmat musik Jepang. Walau mayoritas anggotanya adalah anak band.

Q: Bagaimana cara bergabung menjadi anggota Sekazo?

A: Cara bergabung menjadi anggota Sekazo gampang banget, tidak ada syarat formil atau apapun untuk masuk menjadi anggota Sekazo, sering-sering kumpul aja, cerita-cerita, bahas event atau ngobrolin musik Jepang, diskusi, berbagi pengalaman dan pengetahuan soal musik dan budaya Jepang, dan lain-lain. Sekazo biasanya rutin mengadakan kumpul-kumpul setiap hari minggu sore jam 4, tempatnya tentatif karena sekalian mencari suasana baru sambil ngobrol-ngobrol.

Q: Apa makna dari tema perayaan kali ini, “Yesterday & Today”?

A: Makna dari tema yesterday and today pada perayaan kali ini adalah kami ingin membangkitkan lagi kenangan-kenangan para penikmat musik Jepang di Semarang dengan menampilkan lagu-lagu nostalgia dan juga lagu-lagu baru yang sedang banyak digemari penikmat musik Jepang saat ini, jadi ada dua sisi, “yesterday” untuk merepresentasikan kenangan lama dan juga memori-memori yang dulu waktu pertama kali Sekazo baru terbentuk, masih sama-sama belajar, masih belum disibukkan dengan karir masing-masing, masih banyak waktu bersama, karena Sekazo sendiri udah terbentuk sekitar 5 tahun, jadi banyak yang berubah pastinya. Lalu untuk “today” karena kami mesti menatap hari ini sebagai bagian perjalanan dan harus tetap ada untuk ke depannya, dengan menampilkan line up band senior yaitu JP6 atau Japanese Girl merupakan band “legend” di kota Semarang karena termasuk band yang meng-cover lagu Jepang pertama kali di Semarang, lalu band-band baru seperti Clover Faith, Everlight, dll juga gak kalah dengan band-band yang sudah senior dan ada bintang tamu dari luar kota juga, yaitu dari solo dengan band bernama Dreamatorium, diharapkan dapat menambah hubungan persaudaraan yang baik dengan komunitas lain di luar kota.

Q: Apa rencana Sekazo ke depan?

A: Rencana Sekazo ke depan adalah berusaha tetap bisa menjadi wadah, dan “rumah” bagi teman-teman yang suka dengan musik Jepang, kami akan lebih banyak merangkul teman-teman dari komunitas lain, memperbanyak kegiatan-kegiatan Sekazo seperti gathering musik, outbound Sekazo, dan melanjutkan tradisi album kompilasi 3rd Attack karena saat ini kami sudah memiliki 2 album kompilasi berisikan lagu-lagu dari band-band Sekazo, dan tahun depan ada lagi anniversary-anniversary yang kesekian kalinya dari kami. Intinya semakin lama Sekazo hadir, harus semakin membumi, tapi dengan visi dan misi yang setinggi langit, Sekazo adalah keluarga. cukup sering kami beradu argumen, cukup sering kami berselisih pendapat antar sesama anggota, namun apapun itu, kami tetaplah keluarga. Kami kadang saling mengejek layaknya sahabat sejati, kami kadang bercanda seperti anak-anak yang tidak punya beban, namun kami saling menyayangi selayaknya saudara, kami saling menjaga layaknya keluarga. Sekazo adalah keluarga. Keluarga adalah koentji.

SEKAZO 90

Otanjoubi Omedetou, Sekazo!

Berikut video liputan serunya Sekazo Tanjoukai 5:

Video testimoni perayaan ulang tahun Sekazo yang ke-5:


Video & photo by: Japanese Station Contributor Semarang Team

Video Testimoni by: Sekazo

Backsound video testimoni  Sacromary – Hinano, Sacrophonic – Memory

COMMENT