SHARE THIS ARTICLE

Semua orang tentunya pernah melipat kertas. Namun untuk menghasilkan karya lipatan kertas dengan bentuk unik dan memiliki makna tersendiri, dibutuhkan teknik dan keahlian khusus. Teknik dan seni melipat kertas ini dikenal dengan nama origami. Mau tahu lebih banyak tentang origami?

Menurut Matthew Hart, seorang seniman dan pembuat film, origami adalah perpaduan sempurna antara matematika dan kreativitas untuk membentuk karya seni tiga dimensi spektakuler yang telah dilakukan oleh manusia sejak ribuan tahun yang lalu. Origami memiliki misteri dan intrik tersendiri, meskipun awalnya diciptakan dengan tujuan yang sangat sederhana, yaitu untuk menghibur anak-anak.

Origami sebagai sebuah karya memiliki banyak sekali jenis yang berbeda-beda. Ada yang disebut action origami, strip folding, pure origami, wet folding origami, dan lain sebagainya. Dari media yang digunakan juga, origami dapat dibagi-bagi lagi. Ada seni origami dengan menggunakan kartu nama, uang kertas, tissue toilet, bungkus permen, dan lain sebagainya.

Berbagai jenis modular origami (sumber: origami-instructions.com)
Berbagai jenis modular origami (sumber: origami-instructions.com)

Nah, salah satu jenis origami yang sedang sangat populer saat ini adalah modular origami. Apa sih modular origami ini? Modular origami merupakan seni melipat kertas yang dilakukan dengan menggunakan lebih dari satu kertas, menjadi sebuah kesatuan bentuk, tanpa menggunakan lem, benang, ataupun media penggabung lain, untuk membuat sebuah bentuk origami yang lebih besar dan lebih kompleks lagi.

Modular origami ini pertama kali muncul di buku berjudul Ranma Zushiki karya Hayato Ohoka yang terbit pada 1734. Sudah sangat lama, ya! Di buku tersebut bentuk modular origami yang ditampilkan adalah modular origami cube yang disebut sebagai tamatebako atau peti harta karun ajaib. Beberapa bentuk modular origami yang kini populer adalah five petal flower, eight pointed star, mandala, ninja star, cube, pyramid, spiky crown dan masih banyak yang lain.

Origami di ranah seni rupa (sumber: artsandartists.org)
Origami di ranah seni rupa (sumber: artsandartists.org)

Dari karya kerajinan tradisional, origami kini telah berhasil mengubah wajahnya dan masuk menjadi bagian dari seni rupa. Banyak seniman-seniman ternama dunia mencoba menggali lebih dalam lagi keunikan seni melipat kertas ini dan menjadikannya karya seni spektakuler dengan teknik luar biasa dan menyimpan makna yang tak kalah hebatnya.

Folding Paper, sebuah pameran inovatif yang berhasil mengeksplorasi evolusi origami dari bentuk tradisionalnya hingga terobosan terbarunya yang paling modern. Pameran ini diikuti oleh 45 master origami dari seluruh dunia, termasuk Jepang, Amerika Serikat, Uruguay, dan Rusia yang berhasil menjadikan kertas sebagai media kreativitas yang tak kenal batas. Acara seru ini berhasil menarik perhatian berbagai kalangan dari berbagai area, termasuk matematika, teknik, desain, dan komunitas perdamaian dunia.

Origami juga berhasil menarik perhatian para pembuat film. Dalam Between the Folds, sebuah film dokumenter yang berhasil meraih berbagai penghargaan, Vanessa Gould, sang sutradara menyatakan, keindahan sejati dalam origami terletak pada kesederhanaannya. Origami memberikan kesempatan bagi semua orang untuk menginterpretasikan elemen-elemen yang ada di dunia ini di dalam media kertas.

Aplikasi origami di kemasan Colgate (sumber: fastcodesign.com)
Aplikasi origami di kemasan Colgate (sumber: fastcodesign.com)

Tidak hanya di dunia seni, origami juga mulai diaplikasikan di dunia industri. Seorang mahasiswa desain, Nicole Pannuzzo mencoba mengaplikasikan teknik origami dalam desain produk pasta gigi Colgate. Ia terinspirasi dari permasalahan masyarakat ketika harus melipat kemasan pasta gigi, jika sudah mau habis. Seringkali frustasi dengan kondisi tersebut, Panuzzo keluar dengan solusi kemasan pasta gigi baru yang berbentuk silinder dengan bagian spiral yang terinspirasi dari origami di dalamnya. Jadi, ketika pasta gigi mulai habis, kemasan ini akan mulai memipih seperti akordion yang terlipat, sedikit demi sedikit, hingga tidak ada lagi pasta gigi yang dapat dikeluarkan. Menarik, ya!

Bermula dari karya tradisional, origami kini telah menjelma menjadi karya modern baik di dunia seni maupun di sektor industri.

Source : kopikeliling.com
COMMENT