SHARE THIS ARTICLE

Di kota kecil bernama Coffs Harbour, pukul 9 pagi di hari Senin, (5/5/2014) lalu, sekitar 4 ribu orang turun ke jalan menikmati cuaca yang sangat baik seraya menikmati berbagai pemandangan dan kemeriahan Festival Hari Anak di Jepang.

hari anak jepang (1)

Menjelang siang, ragam kegiatan dan aktifitas yang ditampilkan menjadi semakin banyak. Karate, pameran bonsai yang indah, ikan-ikan koi yang menakjubkan dalam kolam-kolam plastik, hingga deretan penjual makanan khas jepang menjadi bagian dari kegiatan keluarga yang menyenangkan .

Festival Hari Anak Jepang merupakan perayaan selama berabad-abad dan merayakan kesejahteraan anak-anak. Setiap kota merayakan dengan caranya masing-masing, namun sebagian besar aktifitasnya melibatkan layang-layang, ikan mas dan ikan koi, dan terutama anak-anak.

hari anak jepang (2)

Membuat layang-layang menjadi aktifitas yang telah dipersiapkan sebelum perayaan tiba. Merancang dan mengerjakan layang-layang ini menjadi semangat tersendiri bagi anak-anak kecil di Jepang sejak dulu kala. Di pagi atau sore hari saat festival tiba, para ayah membantu anak-anaknya menerbangkan layang-layang Koinobori mereka sendiri di luar rumah mereka atau di lapangan sekitar kediaman mereka.

Sebagaimana dikutip melalui BBC, di Coffs Harbour, selain menerbangkan layangan dan festival makanan, kota ini juga mengadakan kegiatan melempar semangka, kompetisi makan donat, serta lomba kaligrafi dan melukis.

Acara yang diselenggarakan oleh Friends of the Botanic Garden dan Dewan Kota Coffs Harbour memperoleh respon positif dari bukan hanya penduduk setempat namun juga para turis.

Presiden Amerika Serikat, Barack Obama bahkan juga turut menyampaikan kegembiraannya akan kemeriahan festival ini. Dalam suratnya yang dipublikasikan melalui situs resmi Gedung Putih, Obama menyampaikan bahwa sebagai Presiden Amerika Serikat, ia mencatat ketika mengunjungi

Jepang bulan lalu, bahwa masyarakat Amerika Serikat akan memiliki hubungan yang langgeng dengan Jepang dan memastikan kesejahteraan generasi mendatang, termasuk dengan mendorong pemuda AS dan Jepang untuk mengunjungi dan belajar di negara masing-masing.

Source : lifestyle.liputan6.com
COMMENT