SHARE THIS ARTICLE
Foto: http://static.pourfemme.it/
Foto: static.pourfemme.it/

Kado atau ikebana merupakan seni merangkai bunga yang khas ala Jepang. Teknik merangkai bunga ala Jepang ini berbeda dengan teknik merangkai buket bunga seperti dalam tradisi barat. Seperti apakah ikebana itu?

Seperti dikutip dari Republika (17/10), Sachie Osaki, seorang guru kado di SMU Semboku yang telah menggeluti dunia kado selama 30 tahun berbagi pelajaran dasar tentang seni kado. “Peraturan pertamanya adalah bunga yang lebih tinggi yang pertama kali ditancapkan,” katanya. Selanjutnya, posisi bunga harus menghadap ke wajah sang pembuat rangkaian bunga. Itu karena kado hanya menampilkan posisi bunga dari satu sisi. Berbeda dengan seni merangkai bunga ala Barat yang menampilkan bunga dari semua sisi atau posisi keliling.

Foto: geo.de
Foto: geo.de

Kenapa kado hanya menampilkan satu sisi saja? Itu karena rangkaian bunga ala Jepang tersebut biasanya diletakkan di depan dinding sehingga bentuk bagian belakangnya dirasa tidak terlalu perlu dirangkai. Berbeda dengan rangkaian bunga Barat yang biasanya diletakkan di atas eja sehingga harus dibuat berbentuk keliling agar bisa dilihat dari segala penjuru.

Foto: vk.me
Foto: vk.me

Adapun cara membuat kado dimulai dengan mengisi air di sebuah piring besar seukuran nampan. Sebuah ka-ki -tempat menempel bunga yang berjarum-jarum- diletakkan tepat di bawah piring.

Proses selanjutnya adalah dengan menempelkan bunga yang paling tinggi di ka-ki. Posisinya tepat di tengah-tengah ka-ki. Namun posisi tersebut tidak baku karena dewasa ini kado berkembang dengan bermacam gaya, mulai dari tradisional hingga modern.

Contoh ikebana modern. Foto: yelpcdn.com
Contoh ikebana modern. Foto: yelpcdn.com

Selanjutnya bunga yang ukuran lebih pendek, ditancapkan di sisi kanan dan sisi kiri bunga yang paling tinggi tersebut. Selanjutnya adalah menempel bunga dengan ukuran yang lebih pendek lagi. Posisinya di depan bunga yang lebih tinggi tersebut.

Langkah selanjutnya yakni menempelkan sejumlah bunga untuk menutupi ruang-ruang yang masih terlihat terbuka ketika kita melihatnya dari arah depan. Dan perlu diingat, semua bunga tersebut diberdirikan dalam posisi menghadap ke depan wajah sang perangkai bunga.

Jadi yang perlu diingat, ada dua syarat dalam teknik merangkai kado: posisi tinggi-pendek bunga, dan posisi bunga harus menghadap ke arah perangkainya. Selebihnya adalah kreasi dari masing-masing perangkai. “Intinya, bagaimana kita berusaha membuat bunga menjadi terlihat semakin indah,” kata Osaki membeberkan inti dari seni merangkai bunga ala Jepang tersebut.

Foto: ikebana.org
Foto: ikebana.org 
Source : Republika
COMMENT