SHARE THIS ARTICLE

Pemadam Kebakaran di Jepang

Unit pemadam kebakaran pertama didirikan di Jepang pada tahun 1641, setelah peristiwa Kebakaran Oke-machi, tetapi mereka mulai mendapatkan momentum pada masa pemerintahan Shogun “Abarenbou” Tokugawa Yoshimune, yang pada tahun 1720 mengeluarkan hukum pembentukan unit machibikeshi.

Hingga saat itu, berbagai unit pemadam kebakaran terbentuk dari samurai dan terlalu sedikit jumlahnya, namun unit baru didirikan termasuk chounin, kelas pedagang dan pengrajin. Setiap kota menciptakan beberapa kelompok petugas pemadam kebakaran (dahulu ada 48 di Edo), masing-masing dengan area yang telah ditetapkan, memiliki seragam yang unik dan bendera Matoi masing-masing.

Dezome-shiki (Parade Tahun Baru dari pemadam kebakaran), Odaiba, Tokyo
Dezome-shiki (Parade Tahun Baru dari pemadam kebakaran), Odaiba, Tokyo

Seperti yang kalian lihat di foto, Matoi itu bukan benar-benar bendera, objek tiga dimensi yang rumit itu terbuat dari kertas, jalinan jerami, kulit dan kayu, digunakan untuk identifikasi dan untuk menandakan tempat api… Benda ini juga digunakan seperti lampu suar: para petugas pemadam kebakaran berjalan dengan pembawa Matoi di depan, untuk memberi sinyal para pengamat agar membuat jalan bagi kelompok petugas pemadam kebakaran.

Tip Travel: Jika kalian berada di Jepang pada awal tahun, kalian dapat melihat kelompok pemadam kebakaran tradisional kembali ditugaskan di Parade Brigade Pemadam Kebakaran Tahun Baru Jepang (Dezome-shiki) di Odaiba, sekitar tanggal 6 Januari.

Aksi tiang bambu yang dilakukan para petugas pemadam kebakaran pada parade Tahun Baru di Ariake, Tokyo, pada 6 Januari (Nobuhiro Shirai)
Aksi tiang bambu yang dilakukan para petugas pemadam kebakaran pada parade Tahun Baru di Ariake, Tokyo, pada 6 Januari (Nobuhiro Shirai)
Sources :
COMMENT