SHARE THIS ARTICLE
Para wisatawan yang mengenakan drysuit berenang di perairan laut es di Shari, Hokkaido, pada tanggal 8 Februari (Masatoshi Narayama)
Para wisatawan yang mengenakan drysuit berenang di perairan laut es di Shari, Hokkaido, pada tanggal 8 Februari (Masatoshi Narayama)

Sebuah “onsen es” telah menjadi ajang tahunan berendam dalam dingin untuk para wisatawan yang berkunjung ke wilayah Semenanjung Shiretoko di Shari, Hokkaido, Jepang, daerah padang belantara yang telah ditetapkan sebagai situs Cagar Lingkungan Warisan Dunia UNESCO.

Setiap musim dingin, 4.000 hingga 5.000 orang mengunjungi wilayah yang berada di timur laut jauh dari Hokkaido untuk berpartisipasi dalam “tur berjalan di gumpalan es yang terapung.”

Dengan mengenakan drysuit (jenis pakaian yang dipakai oleh pemain ski air atau peselancar) untuk melindungi diri dari dingin, para wisatawan berjalan pada tanggal 8 Februari di atas bongkahan es yang mengambang di laut sebelum mandi di alam terbuka di perairan yang dingin.

Bongkahan-bongkahan esnya berukuran lebih kecil dari biasanya karena badai yang melanda daerah tersebut pada awal bulan ini, tetapi bongkahan-bongkahan es yang lebih besar diharapkan akan kembali ke wilayah tersebut dalam beberapa minggu mendatang.

Tur khusus musim dingin ini biasanya tersedia pada awal Maret dan menelan biaya sekitar 5.000 yen ($ 42) untuk orang dewasa.

Source : ajw.asahi.com
COMMENT