SHARE THIS ARTICLE

Pada tanggal 17 Mei yang lalu, di hari terakhir dari Sanja Matsuri Festival yang telah ada selama berabad-abad, tiga kuil portabel “mikoshi” diarak di jalanan dengan iringan teriakan dan sahutan dari orang-orang yang mengusungnya di distrik Asakusa di Tokyo. Para pria dan wanita setempat yang semuanya mengenakan mantel tradisional “Happi“, pada pukul 05:50 mengangkat mikoshi tersebut ke atas bahu mereka di kuil Asakusajinja dan berbaris menuju jalanan.

Kuil-kuil portabel berparade melintasi Asakusa di Sanja Matsuri Festival
Warga setempat berparade melintasi distrik Asakusa di Tokyo sambil membawa kuil portabel “mikoshi” di festival Sanja Matsuri pada tanggal 17 Mei (Kengo Hiyoshi)

Seperti dikutip dari ajw.asahi.com, banyak penonton dengan ramai berkerumun, terutama para wisatawan, selama parade tersebut berlangsung. Sebanyak total 1,85 juta orang datang untuk melihat festival yang berlangsung selama tiga hari itu dari tanggal 15 hingga 17 Mei, menurut kuil Asakusajinja.

Susumu Abe, seorang karyawan perusahaan setempat yang berumur 54 tahun, adalah salah satu pengusung mikoshi tersebut. Dengan dahi berkilauan oleh keringat, ia berkomentar, “Saya merasa sangat baik. Saya ingin sehat selama satu tahun.”

Source : ajw.asahi.com
COMMENT