SHARE THIS ARTICLE
image: AFP/Getty
image: AFP/Getty

Semakin berkurangnya tenaga kerja di Jepang karena usia penduduknya yang semakin menua tidak menghalangi Negeri Matahari Terbit ini untuk terus melakukan inovasi. Sebuah perusahaan sayuran lokal bernama Spread baru-baru ini mengumumkan telah siap untuk membuat pertanian robot pertama di dunia pada pertengahan 2017.

Dilansir dari The Guardian, pertanian robot ini akan dibuat Spread di Kameoka, prefektur Kyoto dalam sebuah ruangan tertutup yang sangat besar. Semua pekerjaan bertani nantinya akan dikerjakan oleh robot secara penuh mulai dari pembibitan, pengairan, pemangkasan dan pemanenan.

Bibit memang masih akan ditanam oleh manusia namun langkah setelahnya akan dikerjakan secara otomatis, mulai dari pemindahan tanaman muda ke ruang yang lebih besar sampai ke pemanenan selada,” jelas JJ Price, Spread Global Marketing Manager.

image: Spread/AFP
image: Spread/AFP

Nantinya selada akan menjadi komoditi pertama untuk pertanian robot ini. Perusahaan tersebut mengklaim bila metode ini akan sanggup mendongkrak hasil panen hingga puluhan ribu selada selama sehari dengan target lima ratus ribu sampai lima tahun. Wah, kalau pertanian dikelola robot, terus para petani kerjanya apa ya?

Source : theguardian.com
COMMENT