SHARE THIS ARTICLE

Pemerintah Jepang akan mengeluarkan koin baru 100 yen dan 1.000 yen. Keduanya dapat digunakan untuk pembelanjaan di masyarakat umum. Semua koin baru dengan desain kereta api peluru Jepang (Shinkansen). Namun khusus koin 1.000 yen berwarna, dimaksudkan untuk koleksi dan hanya dapat diperoleh dengan cara diundi, satu orang hanya dapat satu koin termasuk boks dan penjelasannya.

“Untuk koin 100 yen baru akan dikeluarkan tahun depan tetapi untuk koin 1.000 yen akan dimulai pembukaan pembeliannya setelah tanggal 10 Oktober mendatang. Jadi calon pembeli harus order dulu dan nanti akan diundi siapa yang dapat,” papar Takatoshi Sakuma, pejabat pemerintah Jepang yang bertanggungjawab menerbitkan koin tersebut, khusus kepada Tribunnews.com, Jumat (3/10/2014) pagi.

Koin 100 yen yang baru bisa kita peroleh dengan menukarkan 100 yen lama ke bank. Sedangkan yang koin lama tetap dapat dipakai sampai kapan pun, tidak ada batas waktu. Hal ini juga seperti prangko Jepang yang tak ada tanggal batas waktu pemakaian.

Namun untuk koin 1.000 yen dijual dengan harga 8.300 yen per koin (termasuk box atau paket penyimpanannya).

“Biasanya orang tidak mau pakai untuk pembelian barang atau pembayaran karena nominal 1.000 yen tapi dibeli dengan harga 8.300 yen, sayang bukan?” katanya.

Selain itu ada kemungkinan juga ditolak oleh pemilik toko karena mereka tidak kenal koin baru ini dan akan sangat jarang dipakai.

“Namun ini asli dan resmi, benar bisa dipakai untuk pembelanjaan di masyarakat. Bukan mainan. Namun karena owner toko mungkin tak tahu atau disangka palsu bisa saja ditolak penggunaannya,” paparnya lebih lanjut.

Koin 1.000 yen ini baru akan disebarkan ke masyarakat, ke pemenang undian pada bulan Desember mendatang. Jumlah produksi sebanyak 50.000 koin saja.

Sedangkan koin 100 yen yang baru mulai dikeluarkan tahun 2015.

“Kepastiannya kapan tahun depan belum tahu, nanti akan diumumkan pemerintah Jepang lagi,” jelasnya.

Koin baru tersebut ada kemungkinan ditolak oleh jido hambai (alat otomatis penjual barang menggunakan koin). Kecuali kalau nanti mesin tersebut telah diperbaharui datanya dengan identitas koin 100 yen yang baru atau 1.000 yen yang baru tersebut.

Gambar Shinkansen yang dipakai dalam desain adalah Tokaido Shinkansen tipe N700A, serta belakangnya tertulis Peringatan 50 tahun Shinkansen dan nilai nominal masing-masing di kedua sisi.

Bahan dari tembaga 87,5 persen dan nikel 12,5 persen. Berat 4,8 gram dengan diameter 22,6 milimeter. Bagian tepinya bergerigi diagonal.

Sedangkan yang 1.000 yen dari sterling silver dan tembaga. Diameter 40 milimeter dan berat 31,1 gram. Gambar desainnya adalah Shinkansen Tokaido yang pertama dipakai tahun 1964 dengan latar belakang Gunung Fuji. Dua sisi depan belakang full colour.

Source : tribunnews
COMMENT