Jepang Siapkan Sertifikasi Untuk Chef Asing yang Sajikan Masakan Jepang


In this Wednesday, Nov. 27, 2013 photo, chief chef Kenji Uda explains about the menu at Japanese restaurant Irimoya Bettei in Tokyo. Washoku, the traditional cuisine of Japan, is being considered for designation as part of the worldfs priceless cultural heritage by the U.N. this week. But even as sushi and sake booms worldwide, purists say its finer points are candidates for the endangered list at home. The younger generation is increasingly eating Krispy Kreme donuts and McDonaldfs, not rice. Uda, 47, says he was 17 when he decided to devote his life to washoku. gJapanese food is so beautiful to look at,h he said. gBut it takes a lot of time. People are working and busy, and no longer have that kind of time.h (AP Photo/Shizuo Kambayashi)
washoku (1)
Image: GeishaBlog

Semakin populernya masakan tradisional Jepang, atau yang dikenal dengan nama Washoku, membuat Pemerintah Jepang mengeluarkan sebuah sistem sertifikasi kepada juru masaknya. Nantinya setiap chef asing yang bertugas menghidangkan Washoku akan memiliki status sesuai dengan tingkat kecakapan mereka.

Seperti dilansir Japan Today, regulasi baru ini muncul dengan tujuan meningkatkan kualitas dari makanan tersebut sekaligus menambah kans ekspor produk agrikultural dan perikanan Jepang. Pasalnya sejak mendapat pengakuan sebagai UNESCO Intangible Cultural Heritage di tahun 2013, Washoku kian marak hadir di seantero dunia namun rasanya benar-benar berbeda dari yang ada di Jepang.

Oleh karena itu, Kementrian Kehutanan, Agrikultur dan Perikanan Jepang akan membentuk badan khusus yang bertugas dalam menilai tingkat kecakapan chef asing tersebut dalam menghidangkan masakan tradisional Jepang. Mulai dari kualitas bahan, penanganan ikan mentah sampai ke penyajian seperti pelayanan terhadap konsumen. Chef asing yang sudah bekerja selama 2 tahun lebih di Jepang akan mendapat status “Emas”, sementara mereka yang telah belajar di institusi memasak selama lebih dari enam bulan akan mendapat “Perak”. “Perunggu” untuk para pemula yang sudah mendapat pelatihan dalam kurun waktu yang singkat.

Sistem ini akan diterapkan mulai tahun fiskal 2016 dan seritikat yang diperoleh dapat dipajang di restoran tempat chef itu bekerja. Wah, berarti tidak sembarang orang bisa menyajikan masakan Jepang yang rasanya benar-benar asli Jepang ya.

(featured image source: japantimes.co.jp)

Source : japantoday.com

What's Your Reaction?

LOL LOL
0
LOL
Sugoi! Sugoi!
0
Sugoi!
Honto Ni? Honto Ni?
0
Honto Ni?
Kanashii Ne Kanashii Ne
0
Kanashii Ne
Nani Kore?! Nani Kore?!
0
Nani Kore?!
Daisuki! Daisuki!
0
Daisuki!
Ii Ne Ii Ne
0
Ii Ne
Kowai Kowai
0
Kowai
Kawaii~ Kawaii~
0
Kawaii~
Amozy Audrey
Nightcrawler, still looking for the answer in the pouring rain. Journalist, Photographer.

Jepang Siapkan Sertifikasi Untuk Chef Asing yang Sajikan Masakan Jepang

log in

Captcha!
Don't have an account?
sign up

reset password

Back to
log in

sign up

Captcha!
Back to
log in
Pilih Format
Trivia quiz
Buat pertanyaan untuk mengetahui seberapa luas pengetahuanmu
Polling
Buat polling dan ajak pembaca untuk memilih
Artikel
Original artikel atau berita seputar Jepang
Artikel List
Buat daftar atau peringkat berita seputar Jepang
Ranked List
Ranked List
Meme
Unggah gambar dan buat meme kalian di sini