SHARE THIS ARTICLE

Apakah kalian khawatir bahwa kalian mengunyah dalam jumlah yang tidak cukup untuk menjaga pikiran dan tubuh kalian dalam kondisi prima? Jangan khawatir, kini Jepang telah menciptakan sesuatu untuk membantu kalian menghitung jumlah mengunyah yang kalian lakukan.

JAPAN-IT-HEALTH
Rino Sashihara (kiri) dan Haruka Kodama (kanan), anggota HKT48 menampilkan prototipe ‘Rhythmi-Kamu’, earphone yang menghitung dan mencatat berapa kali mengunyah selama acara preview pers di Tokyo pada tanggal 21 Oktober 2014. Toshifumi Kitamura / AFP

Sebuah penelitian berskala kecil di Jepang tahun lalu, yang antara lain menyarankan ada hubungan antara mengunyah dan fungsi kognitif yang diyakini ada hubungan antara mengunyah dan kesehatan, diadakan secara luas di Jepang.

Kini pembuat permen karet berbasis di Tokyo telah menciptakan earphone yang mencatat berapa kali kalian menggerakkan rahang kalian, bersama dengan kecepatan dan kekuatan setiap gigitannya.

Mengunyah, kecuali jika kalian melakukannya secara sadar, dapat dilihat sebagai sesuatu yang sedikit menyakitkan,” kata Katsumi Kawai, direktur pemasaran dari Lotte, yang menambahkan bahwa perusahaannya telah memperhatikan beberapa orang yang menganggap mengunyah permen karet sebagai sesuatu yang merepotkan.

Sebagai pembuat permen karet, ini adalah keprihatinan besar,” katanya.

image: yourhealth.asiaone.com
image: yourhealth.asiaone.com

Rhythmi-Kamu” dari Lotte – pelesetan dari kata dalam bahasa Inggris “rhythmical” dan “kamu” (“mengunyah” dalam bahasa Jepang) – menggunakan berbagai sensor yang dipasang di dalam perangkat di telinga untuk mengukur setiap gigitan secara hati-hati.

Perangkat ini mengeluarkan bunyi dan berkedip saat mengirimkan data ke aplikasi smartphone, yang dapat digunakan untuk melacak secara persis berapa banyak penggunanya telah mengunyah yang dilakukan dalam periode tertentu, jika keperluan akan hal seperti itu muncul.

Teknologi ini juga dapat digunakan untuk mengaktifkan atau menonaktifkan musik pada ponsel dengan mengunyah dalam pola tertentu, ujar Lotte, yang mengakui bahwa untuk menguasai keterampilan itu membutuhkan sedikit latihan.

Rhythmi-Kamu (2)
(dari kiri ke kanan) Natsumi Matsuoka, Sakura Miyawaki, Haruka Kodama dan Rino Sashihara, anggota grup HKT48, yang berpose dalam sesi foto untuk mempromosikan prototipe “Rhythmi-Kamu” dari Lotte, earphone yang menghitung dan mencatat berapa kali mengunyah selama acara preview pers di Tokyo pada 21 Oktober 2014. AFP

Insinyur dari Hiroshima City University, Kazuhiro Taniguchi, yang teknologinya ear-switch-nya telah digunakan dalam perangkat tersebut mengatakan ia senang dengan bagaimana hal itu terwujud, yang menambahkan bahwa perangkat tersebut memiliki “fungsi memuaskan”.

Lotte belum memiliki rencana untuk mengkomersilkan Rhythmi-Kamu, namun ingin membujuk berbagai lembaga penelitian untuk menggunakannya untuk memajukan studi tentang mengunyah oleh manusia.

Sources :
COMMENT