SHARE THIS ARTICLE

Kereta di Tokyo, Jepang, memang memberikan tantangan lebih, khususnya bagi wisatawan. Berikut beberapa tips untuk menghindari pengalaman buruk berkereta api.

1. Ketinggalan kereta terakhir

Biasanya orang-orang akan berpikir jika Tokyo merupakan kota yang terus hidup selama 24 jam – padahal itu salah.

Jika kalian harus naik kereta api dan berpindah jalur selama beberapa kali, maka kereta terakhir bagi kalian adalah yang sebelum jam 12 malam. Sebagian besar jalur kereta berhenti beroperasi sebelum jam 1 dini hari.

Jika kalian ketinggalan kereta terakhir, lakukan apa yang biasa dilakukan oleh para penduduk Tokyo, alternatif kegiatan yang bisa dilakukan adalah begadang sambil minum atau tidur di warnet. Taksi di Tokyo sangat mahal, sementara warnet di Tokyo, secara mengejutkan, cukup nyaman dan privat.

01

2. Membawa terlalu banyak barang

Jika kalian tiba di Tokyo pada jam sibuk, pertimbangkan untuk mengirim barang bawaan kalian ke hotel menggunakan jasa pengiriman barang. Ada sekitar 4 atau 5 perusahaan yang bisa dipilih dari Bandara Narita (tanyakan tentang takyubin). Barang-barang kalian akan datang keesokan hari, dan tarifnya relatif terjangkau. Hotel tempat kalian menginap dapat menerima kiriman untuk kalian.

02

Akan terasa sangat sulit membawa tas atau barang bawaan yang terlalu besar pada jam sibuk di Tokyo. Kalian akan berakhir dengan melukai kaki dan lengan orang lain. Kalian pun akan terkejut mengetahui betapa besarnya kekuatan fisik yang diperlukan untuk menahan himpitan dari orang-orang saat kereta bergerak. Itu bisa menjadi pengalaman yang betul-betul menyengsarakan.

3. Bicara di telepon

Di Jepang, bicara di telepon saat berada di kereta api bisa dianggap kasar. Sebaiknya kirim pesan singkat saja.

03

4. Marah

Apa yang kasar di negara kita mungkin dianggap biasa di Jepang dan sebaliknya. Sistem kereta di Tokyo bisa jadi akan mengejutkan bagi wisatawan asing. Berhati-hatilah saat bertabrakan dengan orang asing. Jika kalian merasa didorong oleh orang lain, gunakan akal sehat sebelum marah.

04

5. Antri di jalur kereta khusus wanita

Ini bisa jadi pengalaman yang memalukan bagi kaum Adam. Di Tokyo, banyak jalur kereta yang dilengkapi dengan gerbong khusus wanita pada jam-jam tertentu di pagi hari. Jika kalian terlanjur antri di gerbong khusus wanita, biasanya akan ada yang memberi tahu sebelum terlanjur masuk ke dalam gerbong.

05

COMMENT