SHARE THIS ARTICLE

Sekarang ini memang dunia persepakbolaan Jepang makin mengalami peningkatan. Apalagi makin banyak pesepakbola Jepang yang bermain di tanah Eropa. Ada Shinji Kagawa di Inggris, Makoto Hasebe di Jerman, dan juga Yuto Nagatomo di Italia. Tapi tahukah kalian bahwa sebetulnya olahraga terpopuler di Jepang itu bukan sepakbola? Ya, olahraga terpopuler di Jepang itu adalah baseball.

big6

Sampai sekarang ini tak banyak yang tahu mengapa baseball begitu digemari di Jepang. Ada salah satu netizen yang berpandangan bahwa mungkin baseball disukai karena hanya di baseball, penonton jadi membaur ke dalam permainan. Ada juga yang berkata bahwa sesungguhnya cara memegang stik baseball itu seperti cara samurai memegang champloo.

Baseball sendiri diperkirakan  datang ke Jepang pada tahun 1870 — sekitar tahun itulah. Seorang profesor Amerika bernama Horace Wilson yang memperkenalkannya ke para mahasiswa di Kaisei Gakko (sekarang Tokyo Imperial University). Sebelum profesor yang telah banyak membantu pemerintah Jepang melakukan modernisasi di bidang pendidikan itu memperkenalkan baseball, di Jepang kala itu tak banyak olahraga yang sifatnya tim.  Kebanyakan bersifat individualistis seperti sumo, kendo, dan kyudo.

Walaupun demikian, Profesor Wilson tak bisa dijadikan acuan mengapa baseball begitu populer di Jepang. Begitu pun dengan Albert Bates, seorang dosen Amerika di Kaitaku University, yang sudah mengorganisasikan pertandingan pertama baseball yang profesional. Justru yang membuat baseball terkenal ialah  Hiroshi Hiraoka, seorang teknisi kereta api yang pernah belajar ke Amerika. Ia merupakan fan dari Boston Red Sox. Orang inilah yang pertama kali membentuk tim baseball bernama  Shinbashi Athletic Club Athletics. Itu terjadi di tahun 1878, dan mungkin semenjak itulah, baseball tumbuh subur di Jepang. Plus sejak Shinbashi itu muncul, banyak bermunculan tim-tim baseball lainnya.

 

hiraoka hiroshi baseball japan
Hiroshi Hiraoka dan tim baseball pertama, Shinbashi Athletic Club “Super Blurry” Athletics

Setelah era Shinbashi itu, kepopuleran baseball makin menjadi ketika tim Ichikou muncul di tahun 1886. Tim Ichikou merupakan tim SMA pertama di Tokyo, juga dikenal sebagai prep school paling prestisius. Perjuangan Ichikou patut diacungi jempol. Pernah ditolak bertanding karena alasan rasial serta kalah dari Meiji Gakuin dengan telak, mereka tak menyerah. Mereka bangkit dan malah mengembangkan teknik latihan yang tergolong unik kala itu. Teknik latihan mereka tak jauh berbeda dengan teknik latihan pada kendo atau sumo. Tak sia-sia bereksperimen, mereka akhirnya sanggup mengalahkan Yokohama Athletic Club, yang dulu menolak karena alasan rasial, Bahkan semenjak itulah, baseball semakin mendapatkan perhatian oleh masyarakat Jepang. Banyak universitas yang membentuk tim baseball karena mereka. Dan lewat baseball pula, kita bisa melihat adanya akulturasi antara olahraga tradisional Jepang — seperti sumo dan kendo — dengan olahraga yang datangnya dari Amerika.

Memasuki era 1900-an, banyak tim universitas mulai dibentuk. Persaingan semakin kompetitif, karena banyak universitas yang mengirimkan mahasiswanya ke Amerika untuk mempelajari baseball lebih lanjut. Adalah Waseda University yang pertama kali melakukannya. Tim inilah yang pada era itu begitu mendominasi dunia baseball Jepang. Saingan terberat mereka hanyalah Keio University. Persaingan antara keduanya membuat baseball makin dicintai. Buntut lainnya, baseball Jepang makin disegani. Bahkan tim baseball profesional Amerika seperti Chicago White Sox sampai datang pada tahun 1913. Dan karena terus menanjak popularitas baseball di kalangan mahasiswa, dibentuklah liga baseball antar universitas. Peserta-peserta yang tampil itu seperti

  • Waseda University (1197-703-83)
  • Keio University (1110-797-87)
  • Meiji University (1139-780-97)
  • Hosei University (1113-795-109)
  • University of Tokyo (244-1520-55)
  • Rikkyo University (851-1058-91)

Bicara soal profesional, sebetulnya tim baseball profesional pertama Jepang bukanlah Shinbashi, Waseda, atau Keio. Bukan itu. Tim baseball profesional pertama itu adalah Tokyo Giants. Kesamaan nama dengan tim baseball, New York Giants itu semata karena penghargaan spesial kepada Lefty O’Doul, bapak baseball Jepang, yang sukses membujuk bintang-bintang baseball Amerika untuk ikut bermain bersama Tokyo Giants. Semenjak itu juga, Tokyo Giants menjadi tim disegani karena kedalaman skuadnya. Pula itu membuat baseball semakin dicintai. Pada era itu, muncul anggapan ‘Jika kamu menjalankan bisnis media, hasilkanlah berita, lalu kamu bisa mempromosikan tim baseball-mu, menghasilkan banyak uang dan mendapatkan pemain-pemain yang lebih layak’.

Baseball hanya sempat meredup pada saat perang dunia kedua. Namun hanya sementara. Karena setelah itu, baseball kembali meraih popularitasnya lagi. Apalagi lewat baseball, Amerika Serikat bisa menjembatani lagi hubungan mereka dengan Jepang.

Saking populernya baseball di Jepang, olahraga ini pernah tercatat memberikan keuntungan sebesar $1.5 milyar dalam setahun, yang datang dari penjualan tiket. Perputaran uang di olahraga ini begitu tinggi. Karena selain dari penjualan tiket, juga berasal hak siar televisi, merchandise, sponsor, dan distribusi internet. Bahkan gaji pemain profesional Jepang adalah sekitar  $500,000, yang hanya beda $3 di Amerika.

Koushien

Tak hanya di tingkat universitas, baseball juga digilai di kalangan pelajar SMA. Pernah dengar Koushien? Itu merupakan turnamen baseball antar SMA yang paling bergengsi. Koushien juga merupakan mimpi tiap pemain baseball SMA di Jepang sana. Koushien sungguh keramat dan merupakan sebuah harta karun yang  berharga. Tiap tim akan menghalalkan segala cara demi bisa memenangi Koushien.

Sources :
COMMENT