SHARE THIS ARTICLE

Tiap tahunnya ada banyak sekali wisatawan asing yang mengunjungi Jepang. Tujuan wisata para wisatawan tentunya berbeda-beda, ada yang ingin melihat pemandangan bunga sakura yang indah, ada yang ingin melihat berbagai kuil di Jepang, ada juga yang datang untuk mengunjungi tempat yang muncul di anime. Namun tentunya, tidak semua tempat tujuan wisata di Jepang sesuai dengan bayangan. Berikut ini adalah 5 tempat terburuk untuk dikunjungi di Jepang, seperti yang dilansir dari Japan Today.

#1 Roppongi

Roppongi dikenal sebagai tempat yang melayani banyak orang asing, namun wisatawan asing banyak yang tidak merasa puas dengan kunjungan mereka ke wilayah ini. “Jangan kunjungi bar-nya,” komentar salah satu wisatawan. “Bar di sini cocok untuk gaijin (orang asing) yang ingin menghabiskan waktu dengan gaijin lain, atau orang Jepang yang menyukai orang asing, namun, tidak bagus untuk turis.”

Wisatawan lain mengomentari bahwa di tempat ini banyak imigran asal Afrika yang bekerja di Roppongi dengan mencoba menarik pelanggan untuk mendatangi bar tertentu. Banyak di antara mereka yang menggunakan taktik yang agresif. “Bahkan bagi orang yang tinggal di Jepang dan tidak ke sana untuk wisata, pergi ke sana hanya pemborosan waktu dan uang, kecuali jika tidak keberatan membuang 4000 yen hanya untuk masuk ke klab malam penuh orang asing.

#2 Tokyo Disneyland

Disneyland dikenal karena pelayanannya yang sempurna serta atmosfernya yang bagaikan dunia impian, dan nampaknya adalah obyek wisata yang ideal bagi wisatawan yang mengunjungi Tokyo. Meski demikian, kerumunan orang di obyek wisata ini sangat mengerikan, dan menjadikannya salah satu tempat terburuk untuk dikunjungi di Jepang. Salah satu pengunjung obyek wisata ini berkomentar, “Saya menyukai 20 menit yang saya nikmati dalam atraksinya. Saya benci mengantri 4 jam untuk 20 menit itu.” Sementara itu, pengunjung lain ada yang tidak menyukai tempat ini karena pernah harus menunggu 45 menit hanya untuk dapat membeli popcorn.

#3. Istana Kekaisaran

Selain rombongan-rombongan wisatawan asing, banyak wisatawan domestik yang juga memenuhi lingkungan Istana Kekaisaran. Meski demikian, ada pengunjung yang menyatakan bahwa di lokasi tersebut “Tidak ada yang bisa dilihat. Rasanya seperti jebakan turis.” Meski demikian, tetap banyak pengunjung yang mengunjunginya, dan di antara kritikan mengenai lokasi ini, masih terselip pujian yang ditujukan pada objek wisata tersebut, seperti bahwa lokasi ini “Berjarak sangat dekat dari Stasiun Kereta Tokyo,” dan “Meski bagian dalamnya tidak dapat dimasuki, pemandangan sekelilingnya sangat indah.

#4. Menara Jam Sapporo

Sebagian pengunjung mendeskripsikan Menara Jam Sapporo sebagai penipuan, dan sebagian lainnya menganggap lokasi ini sebagai sebuah jebakan untuk turis. Salah satu pengunjung lokasi ini merekomendasikan kepada para wisatawan untuk “Berfoto di luar tempat ini tetapi JANGAN masuk ke dalamnya.” Beberapa pengunjung lain merasa bahwa sebutan menara jam adalah sebuah deskripsi yang berlebihan mengingat ukuran menara jam ini yang pendek.

#5. Tokyo

Saat mendengar kata Jepang, kemungkinan besar, yang terbayang pertama kali adalah Tokyo. Namun demikian, meskipun Tokyo dan Jepang nampaknya bagaikan satu konsep yang tidak bisa dipisahkan satu sama lainnya, beberapa turis malah merekomendasikan untuk menghindari kota yang sibuk ini. “Menurut saya, masih lebih baik menjelajahi pedesaan Jepang,” komentar salah satu pengunjung, “Hal tersebut akan sangat menarik terutama bagi para wisatawan. Jangan memaksakan diri untuk mengunjungi semua kuil yang ada. Pilih sedikit saja dan nikmati.” Di samping itu, banyak wisatawan yang melakukan kesalahan dengan berpikir bahwa mereka harus mengunjungi Tokyo untuk mendapatkan pengalaman Jepang sebenarnya, yang disanggah oleh beberapa orang lainnya: “Menurut saya, tidak ada satupun tempat di dunia yang dapat menggambarkan secara keseluruhan pengalaman sesungguhnya negara di mana ia berada.

(Featured image: japantoday.com)

Source : japantoday.com
COMMENT