SHARE THIS ARTICLE
Sakura merupakan salah satu daya tarik utama wisata Jepang. (REUTERS/Yuya Shino)
Sakura merupakan salah satu daya tarik utama wisata Jepang. (REUTERS/Yuya Shino)

Kota Tokyo memang mempunyai daya pikat yang selalu mengahadirkan kenyamanan bagi setiap pengunjung yang datang. Sebagai kota sibuk segala cara akan ditempuh demi menarik dan mendorong para wisatawan mancanegara untuk datang ke Jepang.

Pemerintah Tokyo melalui Biro Perindustrian baru-baru ini telah mengadakan seminar kepada media guna menjelaskan tentang informasi pariwisata Tokyo.

Seminar yang diadakan di Hotel Shangri La, Jakarta, dihadiri perwakilan resmi dari Pemerintah Kota Tokyo, dan perwakilan perusahaan pariwisata Jepang di Indonesia. Selain itu seminar ini juga menjembatani hubungan bisnis pariwisata kedua negara.

Berbagai perwakilan dari Jepang hadir memberikan persentasinya, yakni Takashi Yamamoto, Director General Bureau of Industrial and Labor Affairs Tokyo Metropolitan Government, dan Chieko Sugisaki, Senior Director Tourism Division, Bureau of Industrial and Labor Affairs Tokyo Metropolitan Government.

Selain itu seminar ini juga menjelaskan akan adanya peningkatan yang signifikan pada jumlah wisatawan Indonesia yang berkunjung ke Jepang tiap tahunnya. Hal ini disebabkan karena adanya peningkatan fasilitas di ruang publik seperti fasilitas Wi-Fi gratis, tempat ibadah bagi umat Muslim, dan mempermudah visa kunjungan, yang tadinya menjadi kendala terberat wisatawan.

Ya, mulai Desember 2014, wisatawan Indonesia mendapatkan bebas visa kunjungan ke Jepang selama 15 hari. Namun paspor yang berlaku untuk visa gratis tersebut haruslah paspor elektronik. Tujuannya agar dapat dipindai oleh komputer di imigrasi bandara Jepang.

Sementara, paspor biasa harus didaftarkan terlebih dulu di Kedutaan Besar Jepang di Jakarta atau di Konsulat Jenderal Jepang yang ada di Indonesia.

Demi mewujudkan Jepang sebagai negara tujuan wisata, pemerintah Jepang juga memperluas lingkup bebas pajak pada bulan Oktober tahun lalu. Kini telah banyak toko-toko di Jepang yang bebas pajak dan para pengunjung bebas membeli barang yang diinginkan tanpa terbeban pajak. Dengan hal ini pemerintah kota Tokyo menargetkan untuk mendapatkan 15 juta pengunjung dalam setahun.

Hal ini juga sebagai jembatan pendorong wisatawan, karena pada tahun 2020 Jepang didaulat sebagai tuan rumah pada Olimpiade Tokyo dan Paralimpiade.

Pemerintah Jepang menargetkan jumlah wisatawan yang berkunjung mencapai 20 juta pada tahun 2020. Untuk itu akan banyak melakukan kegiatan proaktif untuk menarik dan memikat wisatawan.

Tokyo menjanjikan aneka macam kegembiraan kepada semua wisatawan karena kota ini terus melahirkan gaya baru dengan menggabungkan tradisi dan renovasi. Dengan kemudahan mendapatkan visa, kami mengundang warga Indonesia datang ke Jepang,” ujar Yamamoto.

Source : life.viva.co.id
COMMENT