SHARE THIS ARTICLE

Menggunakan wol dan bakat untuk menciptakan patung kucing dan anjing yang realistis, Midori Nakayama telah mampu membantu orang-orang mengatasi rasa duka dari hewan peliharaan mereka yang telah mati.

departedpetswoolmay31-775x437

Penduduk berumur 39 tahun dari Kokubunji, Tokyo barat di Jepang ini mengambil inisiatif dalam kerajinan karya seni wol tersebut atas kemauannya sendiri, tetapi saat karyanya mendapat pengakuan, orang-orang mulai mengepung Nakayama dengan permintaan seperti, “anjing favorit saya meninggal, dan saya ingin untuk bertemu dengannya lagi.”

Corriedale, Romney, Shetland… sebutkan nama wolnya dan Nakayama mungkin dapat menemukannya, dan dalam berbagai warna, antara 400 jenis yang ia simpan di dalam studionya. Ketika membuat salah satunya, ia membuat model pertama dengan bingkai kawat, membentuk kepala, kaki depan dan bagian tubuh lainnya.

Ia kemudian memilih wol yang mencerminkan sifat-sifat binatang itu dan membungkusnya di sekitar kawat. Setelah itu, Nakayama menempatkan mata dan hidung dari plastik. Wol “bulu” akhirnya ditambahkan untuk melengkapi efek realistis. Beberapa karyanya memakan waktu sekitar satu atau dua minggu untuk diselesaikan.

Saya bisa membuat apapun dengan bulu, seperti hamster atau kelinci,” kata Nakayama.

Lahir di Tokoname, Prefektur Aichi, Nakayama senang menggambar rumahnya, bunga dan hal-hal lain di sekelilingnya ketika ia masih kecil. Setelah diterima di jurusan lukisan Jepang di Musashino Art University di Kodaira, Tokyo barat, ia menjadi terpikat dalam kerajinan keramik karena “Anda dapat membuat sesuatu dari awal dan memberikan bentuk apapun yang Anda suka.”

Ia ingat bagaimana perasaannya ketika para pengunjung yang datang ke festival di sekolahnya melihat karya-karyanya yang dipamerkan. “Ada perasaan pencapaian yang kuat dan abadi yang saya rasakan dari kegembiraan orang-orang.”

Tapi hingga musim dingin tahun 2001, ketika Nakayama diopname karena penyakit kronis, ia pertama kali memiliki ide tentang wol. Seorang rekan dari sekolah seni tempat ia bekerja datang mengunjunginya dan membawa beberapa wol.

Ini adalah bahan lain yang dapat kamu gunakan,” kata temannya. Nakayama berpikir, “Benar-benar bahan yang fleksibel!” Sejak saat itu, ia terpesona oleh kualitas yang dapat berubah bentuk dari wol.

Akhirnya, Nakayama mulai menampilkan karya-karyanya di department store. Saat itulah berbagai pesanan mulai berdatangan dari orang-orang yang telah kehilangan hewan peliharaan mereka.

Ekspresi menggemaskan dari berbagai kucing dan anjing ini membuat mereka tampak hidup dan memiliki efek menenangkan pada orang,” jelasnya. Banyak dari pelanggannya menderita gejala seperti insomnia karena rasa duka mereka. “Saya ingin Anda untuk membantu saya bertemu ‘anak saya’ lagi,” mereka sering berkata padanya.

Tidak mengherankan, para pelanggannya merasa sangat kuat tentang apa yang mereka inginkan. “Ini tidak tampak seperti ‘anak’ saya,” mereka kadang berkata seperti itu, dan kemudian Nakayama harus mulai dari awal lagi.

Permintaan yang sangat tinggi untuk karya seninya berarti Nakayama saat ini tidak menerima pesanan baru. Tanggapan dari pelanggannya, bagaimanapun, terus mendorong keinginannya untuk membuatnya.

Ada orang-orang yang akan mencintai suatu karya yang orang lain hanya akan sebut sebagai ‘objek’,” kata Nakayama. “Tidak ada pekerjaan yang lebih menyenangkan daripada ini.”

Nakayama telah mengadakan pameran solonya di department store Kashiwa Takashimaya di Kashiwa, Prefektur Chiba, pada bulan April.

Ia akan menggelar pameran lain di department store Tachikawa Takashimaya di distrik Akebonocho dari Tachikawa, Tokyo Barat, dimulai pada pertengahan Agustus.

Source : houseofjapan.com
COMMENT