SHARE THIS ARTICLE
Bunraku
image: blog.goo.ne.jp/

Bunraku atau Ningyo Joruri adalah seni pertunjukan tradisional boneka Jepang yang tergolong unik sebab melibatkan tiga unsur untuk membuat sebuah pertunjukan sempurna. Ketiganya adalah Ningyotsukai atau dalang, Tayu atau narator, dan pemain shamisen sebagai musisinya. Ciri khas permainan boneka dengan teriakan dari narator dan iringan shamisen inilah yang membuat Bunraku masuk dalam Aset Budaya Nasional oleh Pemerintah Jepang di tahun 1955 dan UNESCO Intangible Cultural Heritage di tahun 2003.

Bunraku
image: rakugoleon.wordpress.com/

Seni pertunjukan ini pertama kali dibawakan oleh seorang seniman bernama Uemura Bunrakuken di Osaka setelah mendirikan teater di sana pada tahun 1805. Bunraku datang dari nama teater Uemura yaitu Bunrakuza di mana merupakan satu-satunya pertunjukan boneka yang ada di kota tersebut. Sang dalang secara eksklusif hanya boleh dibawakan oleh pria dengan tiga orang yang berperan. Pakaiannya biasanya hitam atau bertudung dengan sang kepala dalang Omozukai yang memakai kimono dengan lambang keluarga sebagai penanda.

Bunraku
image: pref.gifu.lg.jp

Ada dua kategori utama di Bunraku yaitu jideimono dan sewamono. Jidaimono mengacu kepada cerita di masa lalu dengan sudut pandang dari era Edo. Sementara sewamono mengambil cerita yang berlangsung di era Edo. Meskipun banyak cerita diciptakan di era Edo tetapi ada banyak yang diciptakan dan ditampilkan di era Meiji dan setelahnya.

Bunraku
image: kyotamba.org

Untuk dapat menonton Bunraku ada pertunjukan yang selalu ditampilkan di National Bunraku Theater, Osaka yang menawarkan lebih dari 5 pertunjukan setiap tahun dengan pementasan di setiapnya selama dua atau tiga minggu. Untuk mengamankan kesempatan ada baiknya memesan tiket pertunjukan lewat internet atau telepon daripada membeli langsung di hari H lewat tiket box.

Bunraku
image: mi-zz-mi-mi.dreamlog.jp

Ada yang pernah menontonnya langsung? Bagaimana pendapat kalian tentang kesenian khas Jepang yang satu ini?

Source : jpninfo.com
COMMENT