SHARE THIS ARTICLE
Kursi Prioritas Jepang (Foto: RocketNews24)
Kursi Prioritas Jepang (Foto: RocketNews24)

Bukannya diberi ucapan terima kasih karena sudah bersedia bangun dari kursi yang ia duduki di kereta, seorang siswa di Jepang justru diomeli oleh seorang lansia.

Sama seperti di Indonesia, di Jepang ternyata masih ada sebagian orang yang cenderung lebih memilih untuk sibuk bermain ponsel atau berpura-pura tidur ketimbang memberikan kursi mereka bagi beberapa golongan orang yang diprioritaskan. Namun demikian, ketika ada orang yang berbaik hati merelakan kursinya, para penumpang lansia yang masih termasuk dalam golongan prioritas biasanya justru lebih memilih untuk menolak tawaran itu.

FYI, sebagaimana diungkapkan RocketNews24, para penumpang lansia tidak akan menduduki kursi yang ditawarkan padanya bukan hanya karena ia akan segera turun di beberapa perhentian selanjutnya. Mereka ternyata melakukan hal itu juga karena mereka masih berjiwa muda dan cukup kuat untuk tetap berdiri di sepanjang perjalanannya. Tidak heran, seorang pria lansia akhirnya merasa tersinggung dan marah saat ditawari kursi oleh seorang siswa baru-baru ini.

Sang pria yang baru memasuki usia 70 tahun memang terlihat lima tahun lebih muda dari usianya dan masih merasa seperti baru berusia 50 tahun. Ia bahkan dijuluki “pria awet muda” oleh teman-temannya saat sedang reuni. Akan tetapi, bagi seorang siswa pria itu tetaplah seseorang yang lebih tua dari dirinya. Oleh karena itu, siswa itu pun berusaha sopan dengan memberikan kursinya bagi sang pria yang kebetulan bersama istrinya.

Sayangnya, ketika istrinya mengucapkan terima kasih atas kebaikan sang siswa dan hendak duduk, pria itu justru kesal. “Hai, bocah! Menurutmu berapa umurku? Hah?” Siswa yang terkejut itu pun segera meminta maaf. Sementara itu, sang istri yang tampak malu segera menarik suaminya tersebut. Well, meskipun cukup dilematis, kesopanan siswa itu patut untuk ditiru dan dipuji loh.

Source : yangmuda.com
COMMENT