Berita Jepang | Japanesestation.com

Polisi kota Yokohama telah menemukan mayat mutilasi dari beberapa kelinci yang diduga merupakan hasil curian dari 2 taman kanak-kanak di Jepang. Mayat kelinci-kelinci tersebut ditemukan di sebuah taman di kota Yokohama, Perfektur Kanagawa.

Dilansir dari Fuji TV, menurut polisi, pencurian pertama terjadi pada tanggal 17 Januari di sebuah taman kanak-kanak di daerah Kohoku. Satu kelinci hilang. Kemudian pada tanggal 25 Januari, dua kelinci lainnya dicuri dari taman kanak-kanak di daerah tetangganya. Beruntungnya, sebuah kamera keamanan di sekitarnya berhasil menangkap rekaman orang yang mencurigakan yang membawa hewan itu pergi.

Pada tanggal 30 Januari, sisa-sisa kelinci yang telah dipotong ditemukan di dua taman yang terpisah di daerah Kohoku.

Polisi mengatakan orang tersebut bertanggung jawab dan akan ditangkap karena dicurigai melakukan pencurian dan pelanggaran terhadap UU Kesejahteraan Hewan.

Kasus kekerasan pada hewan pun telah mengikat seorang nenek sebelumnya karena memelihara 23 ekor kucing dalam kondisi buruk. Kasus ini sama-sama terjadi di perfektur Kanagawa. Nenek bernama Taeko Horiguchi dilaporkan oleh tetangganya dan petugas kesehatan yang menanggapi laporan tersebut menemukan kucing-kucing peliharaan nenek Horiguchi dalam kondisi yang sangat memprihatinkan dan bahkan ada satu ekor kucing yang telah tewas di dalam sangkarnya. Akibatnya nenek tersebut ditangkap dengan tuduhan penganiayaan terhadap hewan.

(featured image : News On Japan)