SHARE THIS ARTICLE

Konon kepribadian seseorang dapat dipengaruhi oleh berbagai hal semisal pilihan buku, genre musik atau teman-teman yang ia miliki. Pendapat serupa juga dikemukakan peneliti asal Jepang.

ilustrasi (Foto: tistory.com)
ilustrasi (Foto: tistory.com)

Tim peneliti dari Nara University of Education, Jepang melakukan percobaan dengan melibatkan 11 partisipan pria dan wanita, yang usianya rata-rata 21 tahun.

Masing-masing dari mereka diminta mengisi sebuah kuesioner untuk mengungkap selera musik partisipan sekaligus mengetahui emosi apa yang pernah ditunjukkan partisipan saat mendengarkan lagu tertentu.

Kemudian mereka diperdengarkan lagu-lagu yang mereka sukai dan yang tidak. Setiap kali selesai memutar lagu, peneliti sengaja menambahkan suara hening untuk menetralkan emosi partisipan karena lagu yang diputar.

Setelah itu, setiap partisipan diberi uang dan diminta membagikannya kepada sejumlah orang, meskipun hanya berupa simulasi di komputer. Namun dari situ ketahuan mereka yang baru saja mendengarkan lagu kesukaan tampak lebih banyak mengeluarkan uang ketimbang yang baru saja mendengar lagu yang mereka benci.

Ini berlaku baik untuk partisipan pria maupun wanita. “Ini artinya musik memang bisa mendorong perilaku altruistik pada diri seseorang. Bila mereka mendengar lagu yang tidak disukai, mereka akan cenderung egois dan pelit,” simpul peneliti seperti dikutip dari Daily Mail, Rabu (3/12/2014).

Peneliti menduga emosi bisa terpancing hanya dengan mendengarkan lagu karena lagu tertentu dapat mempengaruhi aktivitas struktur limbik dan paralimbik yang ada di otak. Sistem limbik memang merupakan salah satu bagian otak besar yang disebut-sebut bertugas mengatur emosi manusia.

Di sisi lain, peneliti juga menemukan terlepas lagu tersebut memiliki lirik atau tidak, hal ini nyatanya tidak memberikan pengaruh terhadap tingkat kemurahan hati seseorang. Suka atau tidak, itu saja.

Jangan heran bila fans penyanyi tertentu jadi lebih dermawan ketika mendengarkan lagu idolanya, seperti halnya yang dilakukan fans boyband dan girlband Korea. Meskipun terpisah jarak, misal beda kota atau beda negara, para fans ini akan mengumpulkan sejumlah dana atau dibelikan beras untuk kemudian disumbangkan kepada orang yang membutuhkan, atas nama idola mereka.

Source : health.detik.com
COMMENT