SHARE THIS ARTICLE

Shiatsu merupakan bahasa Jepang untuk bodywork. Secara harfiah, shiatsu artinya tekanan jari., dan sering disebut juga sebagai pijat dengan bantuan jari.

shiatsu1

Seperti akupunktur, shiatsu berasal dari sistem holistik pengobatan tradisional China, di mana penyakit bersumber dari ketidakseimbangan aliran energi dalam yang biasa disebut qi (baca:  chi).

Terapis shiatsu menggunakan jari dan telapak tangan untuk membentuk lingkaran median untuk memperlancar energi qi. Biasanya mereka menekan titik-titik — di mana ada energi qi — secara ritmis dan berkelanjutan.  Sehingga aliran qi akan mengalir, dan yang dipijat bisa terasa enak fisiknya.

Namun ada kalanya yang dipijat merasa tak enak atau kesakitan selama terapi, bisa diberitahukan ke terapisnya. Sehingga ia akan menyesuaikan tekanan pada aliran qi yang lebih nyaman.

Sebuah penjelasan ilmiah menyatakan bahwa shiatsu bisa mengendurkan sistem otak yang tegang, memperlancar sirkulasi darah, mengendurkan otot yang menegang, dan meredakan stres.

Banyak orang yang menyebut shiatsu itu sama relaksasinya dengan bentuk klasik lainnya dari terapi pijat. Perbedaan shiatsu dengan lainnya itu adalah tidak menggunakan minyak dan yang dipijat masih boleh mengenakan pakaian. Terapinya dilakukan di atas meja terapi atau di lantai.

Kegunaan shiatsu itu untuk beberapa penyakit sebagai berikut:

  •     Relaksasi
  •     Sakit punggung
  •     Sakit kepala
  •     Menstruasi
  •     Ketakutan
  •     Insomnia
  •     Sakit punggung dan leher
  •     Keletihan
  •     Sembuh dari cedera serius
  •     Stres
  •     Arthritis
  •     Gangguan pencernaan
  •     Konstipasi
  •     Depresi

Oh ya, shiatsu tidak dianjurkan untuk penderita:

  •     Penyakit kulit, terutama yang berinfeksi
  •     Baru saja dioperasi
  •     Baru menjalani kemoterapi atau radiasi, kecuali direkomendasikan dokter
  •     Osteoporosis, kecuali direkomendasikan dokter
  •     Kecenderungan darah beku. Terutama lagi untuk yang menderita penyakit hati.
  •     Wanita hamil (ada terapisnya sendiri untuk mereka).

Shiatsu tidak seharusnya dilakukan secara langsung ke bagian yang luka, luka terbakar, luka yang sukar disembuhkan, tumor, hernia, atau bagian patah tulang.

Tips sebelum menjalani shiatsu:

  •     Jangan makan yang berat-berat
  •     Datanglah sepuluh menit lebih awal, agar tubuh jauh lebih rileks, dan mempermudah proses shiatsu

Sumber gambar: http://www.megumi-shiatsu.com

Source : altmedicine.about.com
COMMENT