SHARE THIS ARTICLE
Agedashi Dofu
Foto: camemberu.com

Sajian tofu negeri sakura ini hampir selalu ada di setiap restoran Jepang. Potongan tofu goreng direndam kuah shoyu, rasanya gurih lembut. Taburan katsuobushi yang renyah wangi membuat sajian sederhana ini makin sedap.

Tahu merupakan olahan kedelai yang bertekstur lembut. Sumber protein yang satu ini sering tersaji sebagai lauk. Terbuat dari kacang kedelai yang difermentasi dan diambil sarinya. Hidangan asal Cina ini sudah dikenal ke Asia Timur dan Asia Tenggara.

Agedashi dofu disebut juga agedashi tofu. Di negara asalnya, disebut juga dengan age tofu atau age dofu. Hidangan ini merupakan salah satu cara orang Jepang untuk menyajikan tahu panas. Biasanya dihidangkan bersama kaldu tentsuyu panas.

Membuatnya tidak sulit, mulanya tofu dipotong dadu dan taburi dengan tepung kentang atau tepung maizena. Setelah itu goreng dengan minyak hingga permukaannya terendam. Jika warnanya sudah berubah menjadi kuning kecokelatan barulah angkat.

Tofu disajikan bersama kaldu tentsuyu panas, yang terbuat dari bumbu khas Jepang. Seperti kaldu dashi, mirin dan Sho-yu atau kecap Jepang. Juga ditambahkan dengan negi sejenis daun bawang. Semua bumbu ini dicampur dan dimasak hingga mendidih. Taburan katsuobushi yaitu daging ikan kayu asap diserut halus menambah keunikannya.

Hidangan tradisional khas Jepang ini menjadi favorit banyak orang di dunia. Teksturnya lembut dengan kuah yang gurih alami. Hampir semua restoran Jepang di Jakarta punya sajian ini.

Source : food.detik.com
COMMENT