SHARE THIS ARTICLE
©shutterstock
©shutterstock

Fermented food merupakan salah satu jenis makanan yang hampir selalu ada dalam menu makanan di Jepang. Proses ini didukung oleh iklim negara yang sesuai untuk memberi hasil fermentasi yang maksimal. Ada berbagai jenis makanan fermentasi yang cukup terkenal dan populer, sebut saja miso, natto, sake, hingga aneka jenis acar.

Acar sendiri merupakan salah satu jenis makanan pendamping yang wajib dalam beragam menu tradisional dari negara tersebut. Masyarakat di sana menjadikan bahan ini sebagai penambah cita rasa dalam mengonsumsi menu sehari-hari, seperti nasi hangat, hingga mie lezat tradisional. Ada banyak jenis acar Jepang, kenali satu per satu, yuk!

Tsukemono. Nama makanan ini merujuk pada aneka jenis bahan yang digunakan untuk membuat acar. Jenis acar ini merupakan makanan pendamping tradisional yang dapat ditemukan di menu makan masyarakat Jepang sepanjang tahun. Beberapa bahan yang biasa digunakan untuk membuat olahan ini antara lain, timun, terung, turnips, dan beragam sayuran in season lainnya. Acar ini memiliki cita rasa yang khas dan aroma menyegarkan yang menjadi daya tarik tersendiri untuk membangkitkan selera makan.

Shio-zuke. Makanan ini terbuat dari proses fermentasi garam dan jenis sayuran lain yang umumnya ada di Jepang. Proses pembuatannya menggunakan teknik merendam sayuran dalam air garam, atau menaburkan garam di atas sayuran. Bahan ini kemudian disimpan di dalam container kedap udara agar proses fermentasi berjalan dengan baik. Hasil dari proses tersebut adalah menciptakan beragam rasa unik dari masing-masing bahan sayuran yang kamu gunakan.

Nuka-zuke. Jenis acar ini cukup populer di daerah Timur negara tersebut. Proses pembuatannya cukup unik, karena proses fermentasi dilakukan dengan merendam sayuran dalam bubuk rice bran. Setelah 1 tahap fermentasi selesai, bubuk ini biasanya akan kembali digunakan dalam jangka waktu yang lama. Bahkan, beberapa bahannya diturunkan dari generasi ke generasi. Hasil fermentasi dapat memiliki cita rasa dan aroma yang berbeda, tergantung dari seberapa lama prosesnya berlangsung.

Umeboshi. Salah satu acar yang paling terkenal di Jepang adalah umeboshi. Bahan ini menggunakan ume plum atau buah plum khas Jepang yang melalui proses fermentasi menggunakan garam. Acar ini biasa digunakan sebagai menu pendamping saat menyantap onigiri, untuk menambah cita rasa segar pada makanan tersebut.

Nah, itu tadi beberapa jenis acar Jepang yang tidak pernah terlewat dalam berbagai menu tradisional di negara tersebut. Rasakan sensasi kesegarannya!

Source : clear.co.id
COMMENT